Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui pelatihan kopi berbasis digital.
Pelatihan bertajuk Let’s Talk About Coffee with Komura.id digelar di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (11/5/2025).
Kegiatan yang diinisiasi Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di era digital, khususnya pada sektor kopi yang tengah berkembang pesat.
Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Jakarta Entrepreneur yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui program ini, pelaku UMKM mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pelatihan kewirausahaan, fasilitasi perizinan, sertifikasi produk, penguatan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar sebagai upaya menciptakan wirausaha baru dan mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, turut hadir Komura.id sebagai platform marketplace yang memfasilitasi pemasaran digital, serta PT David Roy Indonesia yang bergerak di bidang kopi dan telah memasarkan produknya melalui platform tersebut.
Djaharuddin menambahkan, pelatihan ini juga memberikan wawasan tentang potensi bisnis kopi yang saat ini menjadi salah satu tren pasar dengan peluang yang menjanjikan.
“Sekarang kopi bukan sekadar minuman, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Ini membuka peluang usaha yang besar, mulai dari pengolahan produk kopi, coffee shop, pemasaran produk turunan, hingga pengembangan brand lokal dengan identitas yang kuat,” jelasnya.
Sebanyak 75 peserta mengikuti pelatihan ini.
Mereka diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan, membangun jejaring, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Saya mengajak para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan membangun kolaborasi antarwirausaha,” kata Djaharuddin.
