Aliansi.co,Jakarta- Perumda Pasar Jaya menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya saing Pasar Santa, Jakarta Selatan. Langkah strategis dilakukan melalui penyelesaian revitalisasi fisik serta penguatan ekosistem pasar lewat kegiatan bertajuk Santa Festival.
Manager Hubungan Masyarakat Perumda Pasar Jaya Topik Hidayatulloh mengatakan, kenyamanan pedagang dan pengunjung menjadi prioritas utama dalam proses pembenahan sarana dan prasarana Pasar Santa.
“Kami menyadari bahwa tantangan pasar tradisional saat ini adalah kompetisi dengan ruang ritel modern. Oleh karena itu, perbaikan fisik yang telah kami selesaikan ini adalah fondasi awal,” ujar Topik saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).
“Kami juga secara konsisten menyelenggarakan kegiatan Pasar Santa Festival setiap tahunnya sebagai wadah bagi para komunitas kreatif dan UMKM untuk menarik minat generasi muda kembali ke pasar,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, sejumlah perbaikan infrastruktur krusial telah rampung dilakukan sebagai bagian dari upaya rebranding dan peningkatan daya tarik Pasar Santa.
Perbaikan tersebut meliputi penyegaran visual melalui pengecatan ulang seluruh eksterior gedung agar terlihat lebih bersih dan modern.
Selain itu, fasilitas publik juga ditingkatkan, termasuk renovasi total area toilet agar lebih higienis serta penyediaan ATM Center yang lebih representatif guna memudahkan transaksi pengunjung.
Di sisi interior, lanjutnya, pengelola melakukan penggantian keramik di koridor pasar serta pemasangan instalasi kipas angin di area food court untuk meningkatkan kenyamanan dan sirkulasi udara.
Tak hanya itu, infrastruktur penunjang juga dibenahi melalui pengecoran area parkir guna memperlancar mobilitas serta pembangunan rumah tempat pembuangan sampah (TPS) yang lebih tertata dan ramah lingkungan.
“Aspek estetika juga diperhatikan dengan pembangunan taman baru di area Lobi 6 sebagai ruang terbuka hijau sekaligus area tunggu yang nyaman.
Topik menambahkan, Pasar Santa Festival diharapkan tidak hanya menjadi magnet kunjungan sesaat, tetapi juga mampu membangun loyalitas konsumen baru.
“Kami berharap festival ini bisa menjadi daya tarik berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas Pasar Santa sebagai ruang interaksi komunitas kreatif,” kata dia.
Ia mengungkapkan, Perumda Pasar Jaya juga membuka ruang dialog dengan para pedagang guna merumuskan konsep rebranding yang lebih spesifik.
Upaya ini dilakukan agar selaras dengan transformasi kawasan yang telah lebih dahulu berkembang, seperti di Blok M.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, Perumda Pasar Jaya mengajak masyarakat untuk kembali mengunjungi Pasar Santa dan mendukung para pedagang lokal.
“Pasar Santa kini hadir dengan wajah baru yang lebih nyaman tanpa meninggalkan identitasnya sebagai pusat kuliner dan hobi yang ikonik di Jakarta,” tandasnya. (RBN)
