Aliansi.co,Jakarta- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kerja bakti massal dengan membersihkan sungai dan saluran mikro hingga menanam pohon di kawasan Waduk Cavalio, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2026).
Kerja bakti program “Merah Putihkan Jakarta” itu melibatkan 686 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk anggota DPRD DKI Jakarta dan TNI-Polri ikut turun.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, aksi bersih-bersih tersebut merupakan bagian dari program “Merah Putihkan Jakarta” yang dilaksanakan secara serempak di seluruh wilayah DKI Jakarta.
“Ya, kegiatan bersih-bersih sungai dan saluran mikro di sekitar Waduk Cavalio dalam rangka program ‘Merah Putihkan Jakarta’ secara serempak di wilayah DKI Jakarta,” kata Syafrin, Minggu (16/8/2026).
Menurut Syafrin, kegiatan tersebut melibatkan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Jakarta Selatan.
Selain jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan, kegiatan juga diikuti unsur Kodim 0504 Jakarta Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan dan anggota DPRD DKI Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan membersihkan kawasan waduk sekaligus mengeruk Kali Pesanggrahan.
Pengerukan dilakukan untuk mengurangi sedimentasi dan menjaga kapasitas aliran air tetap optimal saat musim penghujan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, program persiapan menyambut musim penghujan dapat terlaksana dengan baik, khususnya dalam hal pengendalian banjir,” ujar Syafrin.
Syafrin mengatakan gerakan bersih-bersih sungai dan saluran mikro telah dimulai sejak pekan sebelumnya.
Ia memastikan kegiatan tersebut dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi sungai dan saluran.
Syafrin menegaskan, dirinya juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kegiatan pembersihan berjalan konsisten dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
“Kami telah menginstruksikan para camat dan lurah untuk terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan di lapangan,” katanya.
Untuk mendukung pengerukan dan pembersihan, Pemkot Jakarta Selatan mengerahkan 686 personel.
Sebanyak lima alat berat juga disiagakan untuk mempercepat proses pengerukan.
Alat berat tersebut terdiri atas tiga unit backhoe standar dan satu unit backhoe mini.
Satu unit alat berat lainnya ditempatkan di lokasi pembuangan sementara di kawasan Tanah Kusir.
Selain itu, Pemkot Jakarta Selatan menyiapkan 10 unit truk untuk mengangkut material hasil pengerukan dari Kali Pesanggrahan dan saluran di sekitar Waduk Cavalio.
“Jadi kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan fungsi sungai serta saluran mikro secara berkelanjutan,” kata Syafrin.
Tak hanya membersihkan sungai dan saluran, kegiatan kerja bakti massal juga dirangkai dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan di Waduk Cavalio.
Syafrin mengatakan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem sekaligus memperkuat fungsi kawasan waduk sebagai salah satu bagian dari sistem pengendalian air.
Ia berharap semangat gotong royong dalam menyambut HUT ke-81 RI tidak berhenti pada kegiatan tersebut.
Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan sungai dan saluran harus menjadi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir di Jakarta Selatan.
