Sabtu, Oktober 3, 2026

Pramono Tinjau Uji Coba Pengolahan Sampah Jadi Pupuk di Kramat Jati

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau uji coba pengolahan sampah menjadi pupuk organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pramono didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.

Pramono mengapresiasi langkah pengelolaan sampah yang dilakukan Pasar Jaya Kramat Jati, yang merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Jakarta Timur dengan volume mencapai sekitar 5 ton per hari.

Baca Juga :  Keluhan Lurah Ditindaklanjuti, SDA Jaksel Bangun Saluran Penghubung ke Muchtar Raya

“Hari ini sebagai tindak lanjut dari program pemilahan sampah yang telah kita canangkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pasar Jaya akan bekerja sama dengan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penanganan sampah, terutama sampah organik dan anorganik,” ujar Pramono.

Ia menjelaskan, dari total sampah harian tersebut, sampah organik akan diolah menjadi dua jenis pupuk, yakni pupuk cair dan pupuk kompos.

Baca Juga :  89 Pelanggar IMB Diseret Sudin Citata Jaksel ke Meja Hijau

Hasil pengolahan itu nantinya dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan taman kota di wilayah Jakarta Timur.

“Seperti kita ketahui, di lokasi ini setiap hari dihasilkan kurang lebih 5 ton sampah. Nantinya akan ada kerja sama dengan pihak swasta untuk menghasilkan output yang bermanfaat bagi sektor pertamanan dan lainnya, termasuk dengan Pupuk Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Tak Penuhi Syarat PBG, Lapangan Padel Mewah di Puri Kembangan Disegel Permanen

Pramono menambahkan, program ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemilahan sampah yang tengah digencarkan Pemprov DKI Jakarta guna mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Melalui pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai guna, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih berkelanjutan sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan di Jakarta.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...