Selasa, Agustus 18, 2026

Prabowo Tegaskan Negara Harus Berdiri di Atas Hukum dan Konstitusi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penegakan hukum, konstitusi, dan konsensus kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara serta kehidupan demokrasi Indonesia.

Ia menekankan bahwa negara harus berdiri di atas hukum dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa undang-undang dasar, tanpa konstitusi. Tanpa undang-undang dasar, tidak ada negara. Yang ada adalah kekuatan rimba, hukum rimba, hukum senjata, dan rakyat kita tidak menghendaki itu,” ujar Prabowo saat memberikan taklimat kepada Kabinet Merah Putih, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Tiga Skenario Pemerintah Pulangkan WNI yang Terjebak Perang Sudan

Prabowo menekankan seluruh unsur pemerintahan harus bekerja keras menegakkan hukum yang berlandaskan kesepakatan dan konsensus nasional.

Dalam hal ini, ia mengingatkan dua konsensus besar bangsa, yakni Sumpah Pemuda dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, Sumpah Pemuda menjadi tonggak penting yang menyatukan bangsa di tengah keberagaman.

Para pendiri bangsa, kata dia, menunjukkan kebesaran jiwa dengan memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, meski bukan berasal dari kelompok mayoritas.

Baca Juga :  Pemilu Tanpa Hoax, Bawaslu dan Kemenpora Kerjasama Berdayakan Pemuda

“Kalau prinsip demokrasi di mana-mana dikatakan rule of the majority. Bisa saja dulu bangsa Jawa yang paling banyak,” ujarnya.

“Namun kita memilih bahasa dari suku yang kecil di Sumatra, yakni Melayu, menjadi bahasa kebangsaan, dan diterima oleh mayoritas. Kini, dari Sabang sampai Merauke, kita memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia,” lanjutnya.

Selain itu, Prabowo menjelaskan bahwa konsensus besar kedua adalah perumusan konstitusi pada 1945 yang menetapkan Indonesia sebagai negara berideologi Pancasila.

Ia menegaskan, Pancasila menjadi dasar dalam membangun negara yang menghormati keberagaman agama tanpa mengutamakan golongan tertentu.

Baca Juga :  Lewat Istana Berkebaya, Jokowi Kenalkan Karakter Wanita Indonesia yang Anggun dan Bersahaja

“Kita telah memilih bernegara secara demokrasi, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat,” tegasnya.

Menutup arahannya, Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap berpegang pada nilai persatuan, hukum, dan demokrasi guna menjaga keutuhan bangsa serta stabilitas negara.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia bukan sekadar negara besar, melainkan negara yang dibangun di atas kesepakatan luhur yang harus terus dijaga, diperkuat, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...