Kamis, Juni 11, 2026

Prabowo Tegaskan Negara Harus Berdiri di Atas Hukum dan Konstitusi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penegakan hukum, konstitusi, dan konsensus kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara serta kehidupan demokrasi Indonesia.

Ia menekankan bahwa negara harus berdiri di atas hukum dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa undang-undang dasar, tanpa konstitusi. Tanpa undang-undang dasar, tidak ada negara. Yang ada adalah kekuatan rimba, hukum rimba, hukum senjata, dan rakyat kita tidak menghendaki itu,” ujar Prabowo saat memberikan taklimat kepada Kabinet Merah Putih, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun Sebelum Lebaran

Prabowo menekankan seluruh unsur pemerintahan harus bekerja keras menegakkan hukum yang berlandaskan kesepakatan dan konsensus nasional.

Dalam hal ini, ia mengingatkan dua konsensus besar bangsa, yakni Sumpah Pemuda dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945.

Menurutnya, Sumpah Pemuda menjadi tonggak penting yang menyatukan bangsa di tengah keberagaman.

Para pendiri bangsa, kata dia, menunjukkan kebesaran jiwa dengan memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, meski bukan berasal dari kelompok mayoritas.

Baca Juga :  Jokowi Buka Suara Soal Konflik Kadin: Jangan Menyorong Bola Panasnya ke Presiden

“Kalau prinsip demokrasi di mana-mana dikatakan rule of the majority. Bisa saja dulu bangsa Jawa yang paling banyak,” ujarnya.

“Namun kita memilih bahasa dari suku yang kecil di Sumatra, yakni Melayu, menjadi bahasa kebangsaan, dan diterima oleh mayoritas. Kini, dari Sabang sampai Merauke, kita memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia,” lanjutnya.

Selain itu, Prabowo menjelaskan bahwa konsensus besar kedua adalah perumusan konstitusi pada 1945 yang menetapkan Indonesia sebagai negara berideologi Pancasila.

Ia menegaskan, Pancasila menjadi dasar dalam membangun negara yang menghormati keberagaman agama tanpa mengutamakan golongan tertentu.

Baca Juga :  Komjen Wahyu Widada Resmi Dilantik jadi Kabareskrim, 9 Kombes Pecah Bintang

“Kita telah memilih bernegara secara demokrasi, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat,” tegasnya.

Menutup arahannya, Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap berpegang pada nilai persatuan, hukum, dan demokrasi guna menjaga keutuhan bangsa serta stabilitas negara.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia bukan sekadar negara besar, melainkan negara yang dibangun di atas kesepakatan luhur yang harus terus dijaga, diperkuat, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...