Kamis, April 16, 2026

Prabowo dan Putin Bertemu Empat Mata Siang Ini, Bahas Apa? 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di Moscow, Senin (13/4/2026) siang waktu setempat.

Pertemuan ini disebut menjadi agenda penting untuk membahas kerja sama strategis Indonesia-Rusia di tengah dinamika global yang terus berubah.

Prabowo bertolak menuju Moskow pada Minggu (12/4/2026) malam dari Indonesia.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat hubungan bilateral, khususnya di sektor strategis.

Baca Juga :  Darurat Katering Haji Heboh di Twitter, Kemenag Sebut Cuitan Legislator PKS Fitnah dan Hoaks

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, perjalanan menuju Moskow ditempuh sekitar 12 jam penerbangan non-stop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia.

Presiden diperkirakan tiba pada Senin pagi waktu setempat.

“Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (13/4/2026).

Baca Juga :  Momen Prabowo Merasa Pede Ceramah di Kongres Muslimat NU: Mantep

Menurut Teddy, pertemuan kedua kepala negara ini memiliki arti penting di tengah perubahan lanskap global yang dinamis.

“Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial,” kata Teddy.

Dalam agenda tersebut, Prabowo dan Putin dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan ketahanan energi nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia.

Baca Juga :  Dari Medan Terbang ke Afrika, Jokowi Bawa Spirit Konferensi Bandung

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Teddy.

Selain isu energi, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik dunia.

Pemerintah Indonesia, kata Teddy, ingin terus menyuarakan posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

“Menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” pungkas Teddy.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...