Rabu, April 29, 2026

Usai Insiden KRL Diseruduk, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Laki-laki di Ujung, Perempuan Pindah ke Tengah

WIB

Aliansi.co,Bekasi- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengusulkan agar gerbong penumpang laki-laki ditempatkan di bagian ujung rangkaian kereta rel listrik (KRL), menyusul insiden KRL yang diseruduk KA Argo Bromo di wilayah Bekasi.

Usulan tersebut disampaikan Arifah setelah menjenguk korban kecelakaan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Ia menilai, penataan ulang posisi gerbong perlu dilakukan sebagai langkah evaluasi untuk meningkatkan keselamatan penumpang, khususnya perempuan.

“Jadi yang laki-laki di ujung. Depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah,” ujar Arifah kepada wartawan.

Baca Juga :  Kapolri Rotasi 513 Personel, 5 Kapolda Diganti, Berikut Daftarnya

Menurut Arifah, selama ini gerbong khusus wanita ditempatkan di bagian depan atau belakang rangkaian dengan tujuan menghindari penumpukan penumpang.

Kebijakan tersebut juga dimaksudkan agar proses naik-turun penumpang lebih tertib.

Namun, insiden kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo menjadi perhatian serius, terlebih karena seluruh korban dilaporkan berasal dari gerbong khusus wanita yang berada di ujung rangkaian.

“Tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan KAI. Memang selama ini penempatan di ujung untuk menghindari rebutan penumpang,” katanya.

Baca Juga :  KPK OTT 8 Orang di Sumsel, Ada Pejabat Teras Pemkab Ogan Komering Ulu

Kendati demikian, ia menilai perlu adanya perubahan kebijakan dengan menempatkan gerbong khusus wanita di bagian tengah rangkaian.

Sementara itu, gerbong di bagian depan dan belakang diisi oleh penumpang laki-laki atau campuran.

“Dengan peristiwa ini, kami mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah,” ucap Arifah.

Diketahui, kecelakaan KRL diseruduk KA Argo Bromo terjadi di lintas Bekasi Timur ketika tengah melaju di jalur komuter, pada Senin (27/4/2026) malam.

Baca Juga :  Investigasi Pagar Laut Rampung, Menteri Nusron Wahid Pecat Pegawai BPN Tangerang dan Bekasi

Diduga terjadi gangguan dalam pengaturan perjalanan kereta atau miskomunikasi sinyal, sehingga kedua kereta berada pada lintasan yang beririsan.

KA Argo Bromo kemudian menabrak rangkaian KRL dari arah belakang.

Benturan keras tidak terhindarkan, dengan dampak paling parah terjadi pada gerbong bagian ujung KRL.

Gerbong tersebut diketahui merupakan gerbong khusus wanita, sehingga sebagian besar korban berasal dari penumpang perempuan yang berada di bagian itu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...