Minggu, Oktober 4, 2026

Pramono Lantik 891 Pejabat DKI, Eselon 2 dan 3 Mendominasi

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik sebanyak 891 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Pelantikan kali ini didominasi pejabat eselon 2 dan eselon 3.

Pramono mengatakan, pelantikan dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal tanpa adanya jabatan kosong maupun posisi yang terlalu lama diisi pelaksana tugas (Plt).

“Saya memang berkeinginan semua jabatan itu jangan sampai ada idle dan ada kosong. Karena organisasi itu tercermin bagaimana berjalan dengan baik, sudah tidak ada lagi Plt,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/4/2026).

Baca Juga :  Pramono Ungkap Alasan Lantik 59 Pejabat yang Naik Angkutan Umum

Ia menegaskan, pengisian jabatan akan terus dilakukan secara cepat setiap kali terjadi kekosongan posisi di lingkungan pemerintahan.

“Hampir selama kepemimpinan saya tidak ada Plt lagi, semua begitu ada kekosongan jabatan itu langsung diisi,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, para pejabat yang diambil sumpah jabatannya berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari eselon 2, eselon 3 hingga eselon 4.

Baca Juga :  Munjirin dan Ali Murthado Hujan-hujanan Berangkat Menuju Pelantikan, Kompak Naik TransJakarta

Namun, jumlah terbanyak berasal dari eselon 2 dan eselon 3.

“Nanti ada dilantik, jumlahnya cukup banyak. Bukan hanya eselon 2, tapi lebih banyak eselon 3 dan eselon 4, mungkin 891,” ucapnya.

Pelantikan kali ini juga dibuat berbeda karena diselaraskan dengan kebijakan penggunaan transportasi umum bagi ASN setiap hari Rabu.

Pramono sengaja memilih hari Rabu agar para pejabat yang dilantik ikut menjalankan aturan tersebut.

Baca Juga :  Pramono Lantik 884 Pejabat Eselon, Camat Kebayoran Baru Dimutasi Jadi Asisten Jaksel

Selain diwajibkan menggunakan transportasi umum, ASN yang dilantik juga diminta mengenakan busana bernuansa budaya Betawi.

“Memang nanti sore seperti biasa hari Rabu. Kenapa hari Rabu? Karena saya sengaja dalam melantik itu biasanya hari Rabu supaya ASN yang dilantik naik transportasi umum memakai identitas Betawi, ujung serong, encim, dan sebagainya,” tutur Pramono.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...