Kamis, Mei 21, 2026

Pramono Lantik 891 Pejabat DKI, Eselon 2 dan 3 Mendominasi

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik sebanyak 891 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Pelantikan kali ini didominasi pejabat eselon 2 dan eselon 3.

Pramono mengatakan, pelantikan dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal tanpa adanya jabatan kosong maupun posisi yang terlalu lama diisi pelaksana tugas (Plt).

“Saya memang berkeinginan semua jabatan itu jangan sampai ada idle dan ada kosong. Karena organisasi itu tercermin bagaimana berjalan dengan baik, sudah tidak ada lagi Plt,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/4/2026).

Baca Juga :  Resmi Ditahan Kejati, Pemprov DKI Cabut Status PNS Kepala Dinas Kebudayaan

Ia menegaskan, pengisian jabatan akan terus dilakukan secara cepat setiap kali terjadi kekosongan posisi di lingkungan pemerintahan.

“Hampir selama kepemimpinan saya tidak ada Plt lagi, semua begitu ada kekosongan jabatan itu langsung diisi,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, para pejabat yang diambil sumpah jabatannya berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari eselon 2, eselon 3 hingga eselon 4.

Baca Juga :  Pengaspalan Jalan dan PJU Jadi Prioritas Usulan Musrenbang Pondok Pinang

Namun, jumlah terbanyak berasal dari eselon 2 dan eselon 3.

“Nanti ada dilantik, jumlahnya cukup banyak. Bukan hanya eselon 2, tapi lebih banyak eselon 3 dan eselon 4, mungkin 891,” ucapnya.

Pelantikan kali ini juga dibuat berbeda karena diselaraskan dengan kebijakan penggunaan transportasi umum bagi ASN setiap hari Rabu.

Pramono sengaja memilih hari Rabu agar para pejabat yang dilantik ikut menjalankan aturan tersebut.

Baca Juga :  Jelang 100 Hari Kerja Pramono-Rano, Wali Kota Jaktim Serukan Jakarta GEMPAR

Selain diwajibkan menggunakan transportasi umum, ASN yang dilantik juga diminta mengenakan busana bernuansa budaya Betawi.

“Memang nanti sore seperti biasa hari Rabu. Kenapa hari Rabu? Karena saya sengaja dalam melantik itu biasanya hari Rabu supaya ASN yang dilantik naik transportasi umum memakai identitas Betawi, ujung serong, encim, dan sebagainya,” tutur Pramono.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...