Jumat, Juni 5, 2026

Cerita Prabowo Panggil Kepala BPKP dan PPATK Usai Dapat Laporan Soal BGN

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya langsung memanggil sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) M. Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, setelah menerima laporan mengenai berbagai kejanggalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).

Prabowo mengatakan langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas laporan yang diterimanya terkait kekurangan, penyimpangan, hingga dugaan penyelewengan dalam program unggulan pemerintah tersebut.

“Saya memanggil BPKP, PPATK, dan beberapa pejabat terkait untuk menindaklanjuti laporan-laporan yang saya terima,” kata Prabowo saat memberikan arahan kepada 12.000 penggerak program MBG di Sentul, Bogor, dilansir dari kanal YouTube Setpres, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Pohon Hayat Resmi jadi Logo IKN, Jokowi Ungkap Maknanya

Menurut Prabowo, temuan-temuan tersebut akhirnya berujung pada keputusan mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Ketiganya kini tengah menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi dalam pelaksanaan program MBG.

Prabowo mengaku keputusan tersebut bukan perkara mudah.

Ia bahkan menyebut dirinya merasa sedih karena harus memberhentikan orang-orang yang selama ini dipercaya menjalankan tugas negara.

“Saya sebetulnya saat ini dalam keadaan sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya sedih karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas negara yang sangat berat,” ujarnya.

Baca Juga :  Makan Malam di Istana Presiden India, Prabowo Akui Ikut Jejak Sejarah Soekarno

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil pemerintah.

Ia mengaku teringat pesan almarhum ayahnya, Prof. Sumitro Djojohadikusumo, ketika dihadapkan pada situasi sulit.

“Saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Sumitro, yang pernah mengatakan, ‘Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau ragu-ragu, berpihaklah selalu kepada rakyatmu’,” tutur Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya integritas dan kompetensi seorang pemimpin dalam menentukan kualitas sebuah organisasi.

Baca Juga :  Mundur dari Kabinet Prabowo, Hasan Nasbi Sebut Dua Orang Ini Sahabat Baiknya

Menurut dia, berbagai persoalan yang muncul dalam suatu lembaga sering kali berakar dari lemahnya kepemimpinan.

“Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi kalau pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,” tegasnya.

Meski telah mengambil langkah administratif dengan mengganti pimpinan BGN, Prabowo memilih tidak memberikan komentar lebih jauh mengenai proses hukum yang sedang berlangsung di Kejaksaan Agung.

Ia menegaskan tidak ingin pernyataannya dianggap sebagai upaya memengaruhi jalannya penyelidikan.

“Saya tidak mau banyak komentar karena mereka menghadapi masalah penyelidikan hukum. Saya tidak boleh banyak berkomentar, nanti seolah-olah saya memengaruhi,” kata Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...