Sabtu, Agustus 8, 2026

Raih WTP Sembilan Kali, Pemprov DKI Tetap Diminta Bereskan Temuan BPK

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Meski berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama sembilan tahun berturut-turut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap diminta menuntaskan berbagai temuan audit yang hingga kini masih menjadi catatan BPK.

Permintaan itu disampaikan DPRD DKI Jakarta dalam Rapat Kerja Komisi C bersama jajaran eksekutif saat membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2025, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengatakan, capaian opini WTP merupakan prestasi yang patut diapresiasi.

Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut harus dibarengi dengan penyelesaian seluruh rekomendasi dan temuan yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.

“Ternyata dari rapat kita bersama BUMD, masih banyak temuan LHP yang belum diselesaikan,” ujar August dalam rapat, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Sidak Pasar Tradisional, Wali Kota Jaksel Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Nataru

Ia mengungkapkan, sejumlah temuan yang dibahas dalam rapat bahkan merupakan temuan lama yang belum dituntaskan hingga saat ini. Beberapa di antaranya berasal dari hasil pemeriksaan tahun 2021.

“Seharusnya semua LHP itu sudah beres,” kata August.

Menurut dia, penyelesaian temuan BPK menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan aset dan perusahaan daerah.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Komisi C adalah piutang antar-BUMD dalam Program Pangan Murah.

August menyebut masih terdapat kewajiban yang belum diselesaikan oleh salah satu BUMD kepada BUMD lainnya sejak beberapa tahun lalu.

“Setoran yang diharapkan Food Station belum diselesaikan oleh Pasar Jaya sejak 2021,” ungkapnya.

Selain itu, terdapat piutang sekitar Rp1 miliar yang telah dihapuskan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca Juga :  Waspadai Kualitas Penurunan Udara, Pemprov DKI Perketat Penerapan Uji Emisi Kendaraan

Namun, masih ada sisa piutang lainnya yang belum mendapatkan penyelesaian.

“Bila perlu, kami tekankan selesai tahun ini,” tegas August.

Senada, Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Tri Waluyo, meminta seluruh BUMD lebih terbuka dalam menjelaskan perkembangan tindak lanjut atas temuan BPK yang belum tuntas.

“Seluruh BUMD tidak hanya menyampaikan tindak lanjut, tetapi menjelaskan secara terbuka temuan apa saja yang masih berulang dan belum selesai,” ujar Tri.

Menurutnya, keberhasilan tata kelola perusahaan daerah tidak hanya diukur dari perolehan opini WTP, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan yang terus berulang dalam laporan pemeriksaan.

“Selama persoalan yang sama masih berulang, sulit bagi kami mengatakan tata kelola perusahaan telah benar-benar membaik,” tandasnya.

Baca Juga :  DPRD DKI Ungkap Temuan BPK, Pendapatan Tiga Dinas Jadi Sorotan

Komisi C DPRD DKI Jakarta, lanjut Tri, akan terus mengawal tindak lanjut rekomendasi BPK dalam pembahasan P2APBD Tahun Anggaran 2025 agar temuan yang sama tidak kembali muncul pada pemeriksaan mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar simbol keberhasilan administratif, melainkan bentuk apresiasi atas penerapan tata kelola keuangan yang baik.

“WTP itu tidak hanya menjadi slogan. WTP bagi kami merupakan opini apresiasi karena tata kelola keuangan dilakukan secara good governance,” kata Suharini.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, pada Jumat (5/6/2026).

Penghargaan WTP ini merupakan raihan yang kesembilan kalinya bagi Jakarta.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...

Maling Congkel Jendela Rumah Warga Gandaria Utara, Laptop-HP hingga Uang Digondol

Aliansi.co,Jakarta- Rumah warga di Jalan Karya Utama RT 012/RW 06, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian. Pelaku menggondol laptop, telepon...

“Dia Pegang-pegang Saya”, Awal Mula Cekcok yang Berujung Mutilasi di Depok

Aliansi.co,Jakarta- Pengakuan Saepullah (26) mengungkap awal mula pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di sebuah kontrakan di Jalan Belimbing, Cipayung, Kota Depok. Kepada penyidik, Saepullah...

Bau Menyengat Ungkap Misteri Mayat Dalam Karung di Depok, Awalnya Disangka Sampah

Aliansi.co, Depok – Misteri karung putih yang tergeletak selama beberapa hari di sebuah tanah lapang di Jalan Raya Kav, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok,...

Polisi Buru Maling Tas Pedagang Martabak Mini saat Tidur, Ini Tampang Pelaku

Aliansi.co, Jakarta – Polisi tengah memburu pelaku pencurian tas milik seorang pedagang martabak mini yang terjadi saat korban tertidur di samping gerobaknya di Jalan...