Selasa, Juli 7, 2026

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor di Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Hasil tes urine menunjukkan FRS positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, pemeriksaan urine terhadap pelaku telah dilakukan usai penangkapannya.

Dari hasil tersebut, polisi memastikan FRS positif menggunakan sabu.

“Betul. Jadi untuk tes urine kita sudah lakukan, dia positif memakai narkoba. Jadi dia positif untuk memakai narkoba. Jenis sabu,” kata Nurma kepada wartawan, dikutip Selasa (7/7/2026).

Baca Juga :  Polri Gelar Operasi Zebra 2024, Fokus Pelanggaran Lalin Seperti Ini

Temuan itu membuat penyidik memperluas penyelidikan untuk menelusuri asal-usul narkotika yang digunakan pelaku.

Polisi kini memburu pihak yang diduga memasok sabu kepada FRS.

“Jadi ini lagi pengembangan dia beli di mana, dan kita juga melakukan pengembangan,” ujar Nurma.

Selain menelusuri jaringan pemasok narkoba, polisi juga akan meminta keterangan dari keluarga maupun pihak-pihak yang diduga mengetahui aktivitas pelaku.

Baca Juga :  Positif Narkoba usai Tes Urine Dadakan, Kajari Madiun Dicopot

“Jadi keluarganya dan di mana tempatnya dan siapapun yang ikut kita pasti mintain keterangan,” pungkasnya.

Dalam pemeriksaan, FRS juga mengaku tidak memiliki persoalan pribadi maupun dendam terhadap korban.

Ia berdalih aksinya semata-mata didorong keinginan untuk memukul seseorang setelah mendengar “bisikan”.

“Motifnya hanya ingin memukul. Katanya ada bisikan yang membuat dia ingin memukul seseorang di jalan,” ungkap Nurma.

Sebelumnya, polisi telah mengungkap kronologi insiden yang sempat viral di media sosial tersebut.

Baca Juga :  Bentrok Rebutan Lahan Sengketa di Kemang, 9 Orang Ditetapkan Tersangka

Peristiwa bermula ketika korban berinisial AA merasa sepeda motornya beberapa kali ditabrak dari belakang oleh motor Kawasaki Ninja RR yang dikendarai pelaku.

Merasa tidak nyaman, korban kemudian menegur FRS. Namun teguran itu justru memicu kemarahan pelaku.

“Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban spakbor belakang terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, sehingga korban menegur pelaku,” jelas Nurma.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...