Rabu, Juli 8, 2026

Kurangi Beban Bantar Gebang, Pemkot Jaktim Ajak Warga Biasakan Pilah Sampah

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur terus memperkuat budaya memilah sampah dari sumbernya sebagai langkah menghadapi kebijakan pembatasan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang mulai 1 Agustus 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan ialah meresmikan Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau di Kecamatan Pulo Gadung.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, Selasa (7/7/2026),

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Intensifkan Pencegahan Banjir, Keruk Kali Krukut dan Bersihkan Saluran Kemang Raya

Munjirin mengatakan, penguatan budaya memilah sampah menjadi kebutuhan mendesak mengingat Jakarta Timur memproduksi lebih dari 2.400 ton sampah setiap hari.

Menurutnya, kebijakan TPST Bantar Gebang yang nantinya hanya menerima sampah residu menuntut seluruh masyarakat untuk mulai mengelola sampah sejak dari rumah.

“Kita akan mengalami kesulitan pembuangan sampah karena per tanggal 1 Agustus 2026 TPST Bantar Gebang hanya akan menerima sampah residu. Oleh karena itu, Pemkot Jakarta Timur terus melakukan berbagai upaya penanganan sampah yang masif dan berkelanjutan,” kata Munjirin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga :  Jaksel Percepat Program Pilah Sampah, Seluruh RT Ditargetkan Terlibat

Ia menilai keberadaan Bank Sampah Pintar Kemilau menjadi langkah konkret untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPST, bank sampah tersebut juga diharapkan mampu membangun kebiasaan memilah sampah di tingkat rumah tangga.

“Kehadiran Bank Sampah Pintar Kemilau beserta bantuan tempat sampah pilah menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya memilah sampah di masyarakat. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dan berkontribusi terhadap pencapaian target pengurangan sampah di Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemkot Jaksel Ingatkan Lagi Larangan ASN Bawa Kendaraan Dinas untuk Mudik
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...