Rabu, Juli 29, 2026

Setelah 8 Bulan Mati, AC Kantor Wali Kota Jaksel Akhirnya Menyala

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan akhirnya kembali merasakan kenyamanan bekerja dengan ruangan yang lebih sejuk.

Setelah lebih dari delapan bulan tidak beroperasi, sistem pendingin ruangan (AC) di Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan kini menyala kembali.

Namun, pengoperasian masih dalam tahap uji coba secara bertahap untuk memastikan seluruh komponen berjalan optimal.

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, proses pengaktifan AC dilakukan secara bertahap agar sistem pendingin dapat berfungsi maksimal dan tidak menimbulkan kendala setelah lama tidak digunakan.

“Alhamdulillah, ini kita uji coba dulu secara bertahap,” kata Syafrin kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Syafrin menjelaskan, sebelumnya Pemkot Jakarta Selatan memperkirakan sistem pendingin tersebut baru dapat beroperasi pada Oktober 2026.

Baca Juga :  Gawat, WHO Temukan 15 Persen ASN DKI Jakarta Terindikasi Mengidap Kesehatan Mental

Perkiraan itu mempertimbangkan proses pengadaan trafo melalui mekanisme lelang yang membutuhkan waktu hingga barang tersedia.

Namun, proses perbaikan dan pengadaan berjalan lebih cepat dari target awal sehingga uji coba dapat dilakukan pada akhir Juli 2026.

“Tapi ternyata bisa lebih cepat dari estimasi waktu yang kita bayangkan sebelumnya. Jadi ini masih proses uji coba terhadap komponennya,” ujarnya.

Menurut Syafrin, beroperasinya kembali AC mendapat sambutan positif dari para ASN dan pegawai.

Sejumlah pegawai bahkan menyampaikan apresiasi melalui pesan WhatsApp karena sistem pendingin dapat kembali digunakan lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan.

“Semoga Agustus ini sudah bisa maksimal ya,” ucap Syafrin.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Protokol Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan Fredy Maulana Saputra menjelaskan, tahap uji coba dilakukan secara bertahap karena sejumlah komponen chiller harus diperiksa dan diservis setelah lama tidak beroperasi.

Baca Juga :  Dituduh Selingkuh, Warga Pancoran Jaksel Diperas Wartawan Gadungan Puluhan Juta, Begini Modusnya

“Masih proses uji coba. Ada beberapa komponen chiller yang dirapikan. Ada tiga blok yang kita rapikan dulu, karena sudah terlalu lama tidak aktif jadi kita servis dulu,” kata Fredy.

Fredy mengatakan, sebelum sistem pendingin dinyalakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan teknis bersama tim terkait, termasuk memastikan jenis trafo yang digunakan telah sesuai dengan rekomendasi.

Selain itu, pembersihan instalasi juga dilakukan untuk menghilangkan debu yang menumpuk selama AC tidak beroperasi.

“Sabtu dan Minggu bersih-bersih agar tidak mengganggu aktivitas perkantoran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, debu yang menumpuk di saluran maupun komponen pendingin harus dibersihkan terlebih dahulu agar tidak mengganggu kinerja mesin saat mulai dioperasikan.

“Debu di dalam saluran dan komponen pendingin harus benar-benar bersih sebelum AC dinyalakan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pejabat Jaksel Diingatkan Soal Keterbukaan Informasi: Jangan Sampai Jadi Bulan-bulanan di Medsos

Fredy menambahkan, pengoperasian AC dilakukan mulai dari lantai paling bawah.

Setiap lantai akan diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan suhu ruangan stabil dan seluruh komponen bekerja dengan baik sebelum dilanjutkan ke lantai berikutnya.

“Kenapa bertahap, karena setiap lantai kita cek dulu suhunya dan komponennya. Setelah stabil baru naik ke lantai berikutnya seiring perbaikan komponen chiller,” jelasnya.

Untuk mendukung sistem pendingin gedung, Pemkot Jakarta Selatan juga telah melakukan sejumlah perbaikan, di antaranya mengganti panel listrik serta memasang dua unit trafo, baik trafo eksisting maupun trafo pengganti.

Saat ini, kata Fredy, tingkat kestabilan sistem AC baru mencapai sekitar 50 persen sehingga belum dapat digunakan secara maksimal.

“Ibarat mobil baru, ini masih uji coba,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Buru Maling Tas Pedagang Martabak Mini saat Tidur, Ini Tampang Pelaku

Aliansi.co, Jakarta – Polisi tengah memburu pelaku pencurian tas milik seorang pedagang martabak mini yang terjadi saat korban tertidur di samping gerobaknya di Jalan...

Geger Polisi Narkoba Polres Tangsel Ditangkap, Polri Janji Proses Hukum Tanpa Tebang Pilih

Aliansi.co, Jakarta – Penangkapan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman bersama enam anggotanya menggegerkan publik. Menyikapi kasus tersebut, Polri menegaskan tidak...

Bukan karena Nasi Uduk, Polisi Ungkap Pemicu di Balik Bentrokan Maut di Menteng

Aliansi.co,Jakarta- Polisi mengungkap fakta di balik bentrokan maut yang terjadi di kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang menewaskan seorang...

MA Kabulkan Kasasi Advokat Noverizky dalam Perkara Melawan Kedubes Arab Saudi

Aliansi.co, Jakarta- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan advokat Noverizky Tri Putra dalam perkara perdata melawan Kedutaan Besar Arab Saudi terkait sengketa...

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...