Aliansi.co,Jakarta- Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).
Warga, kru bus, pedagang hingga calon penumpang, adu cepat dalam lomba menarik bus antarkota antarprovinsi (AKAP) berbobot sekitar 10 ton.
Kepala Terminal Lebak Bulus Joni Budhi mengatakan lomba tarik bus merupakan kegiatan perdana yang digelar pihaknya.
Meski demikian, dia melihat antusiasme masyarakat dan pengguna terminal cukup tinggi.
“Ini (lomba tarik bus) kebetulan perdana. Tetapi kalau dilihat biarpun sedikit tapi masyarakat dan pengguna terminal sangat antusias,” kata Joni, Senin (17/8/2026).
Tingginya antusiasme tersebut, kata Joni, membuat pihaknya mempertimbangkan untuk menjadikan lomba tarik bus sebagai kegiatan rutin setiap tahun.
Menurut Joni, kegiatan semacam ini tidak sekadar menjadi hiburan dalam momentum peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan pengelola terminal dengan masyarakat.
Selain itu, kegiatan dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat serta media dinilai dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap keberadaan dan pelayanan Terminal Lebak Bulus.
“Di samping kita perbaikan terminal, kita juga akan menyosialisasikan. Dibantu media seperti ini, masyarakat akan makin percaya kalau di sini terminal itu aktif,” ujarnya.
Joni menjelaskan, ide menggelar lomba tarik bus muncul karena bus merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas di terminal.
Karena itu, pihaknya memilih memanfaatkan fasilitas yang memang tersedia di Terminal Lebak Bulus.
“Karena kita di terminal itu kan adanya bus. Kita mengkolaborasi yang ada saja di terminal seperti itu,” tuturnya.
Peserta lomba pun tidak dibatasi hanya dari kalangan kru bus.
Pengelola membuka kesempatan bagi berbagai unsur yang sehari-hari beraktivitas di terminal untuk ikut ambil bagian.
“Pesertanya dari kru bus, terus sarana pendukung kami, pedagang, masyarakat juga ada, terus pengunjung yang ke luar kota juga kami persilakan tadi,” ungkap Joni.
Dia menyebut bus yang digunakan dalam perlombaan merupakan bus Putra Luragung dengan rute Kuningan-Jakarta.
Para peserta dibagi ke dalam beberapa tim yang masing-masing terdiri dari 15 orang.
Setiap tim ditantang menarik bus hingga titik yang telah ditentukan dan mencatatkan waktu tercepat.
Tim yang berhasil mencatat waktu tercepat ditetapkan sebagai pemenang dan mendapatkan hadiah berupa uang.
Selain lomba tarik bus, Joni mengatakan pihaknya juga menggelar sejumlah perlombaan lain untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.
“Ada juga lomba memasukkan sedotan ke dalam botol menggunakan hidung dan lomba menggeser balon,” pungkasnya.
