Kamis, Juli 16, 2026

Cegah Banjir Jakarta Selatan, Ratusan Personil Diterjunkan Gerebek Lumpur Kali Krukut

WIB

Aliansi.co.id, Jakarta– Cegah banjir di wilayah Mampang dan Kebayoran Baru, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin menerjunkan sebanyak 250 personil menggerebek lumpur Kali Krukut.

Munjirin mengatakan, gerebek lumpur Kali Krukut difokuskan di sejumlah titik penuh sedimen lumpur.

Antara lain, Kali Krukut di segmen Jembatan Jalan Pulo Raya atau Jalan Galindra.

Selanjutnya Kali Krukut segmen Kondominium Kintamani Kecamatan Kebayoran Baru hingga ke Jalan Bank, Bangka, Mampang Prapatan.

Baca Juga :  Rano Karno Pastikan Dana Bansos Cair Setiap Bulan, Segini Besarannya

“Kondisi sedimen sudah cukup tebal dan terjadi bottle neck di lokasi grebek lumpur. Sehingga perlu dilakukan penanganan serius agar Kali Krukut ini mampu menampung debit air yang tinggi dan tidak terjadi genangan di kawasan sekitar,” kata Munjirin, Selasa (21/3/2023).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta para pemilik bangunan yang menjorok ke kali agar rela menyerahkan ke Pemprov DKI.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Lokal, Ratusan Pengurus KKMP Ikut Pembekalan di Jakarta Selatan

Sehingga lahannya bisa dipergunakan untuk pelebaran Kali Krukut tersebut.

“Agar bottle neck (penyempitan kali) yang ada dapat diatasi secara maksimal,” jelas Munjirin.

Dalam kesempatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin; Camat Mampang Ujang Harmawan dan Camat Kebayoran Baru Tommy Fudihartono.

Sementara itu, Mukhlisin menambahkan, personel gabungan yang tergabung berasal dari sejumlah unsur.

Antara lain, PPSU Kelurahan Pela Mampang, Petogogan dan Kelurahan Pulo.

Baca Juga :  Pramono Pilih Normalisasi Sungai Ciketing Usai Tinjau Langsung Longsor Bantargebang

Kemudian UPK Badan Air, Sudin Lingkungan Hidup (LH), Sudin Perhubungan, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota.

Selanjutnya, Satpol PP dan Sudin Kominfotik Jakarta Selatan serta Sudin SDA Jakarta Selatan.

“Untuk mendukung grebek lumpur, kita kerahkan lima alat berat jenis amphibi, satu long arm, 15 dump truk. Kemudian ada karung, skop, cangkul, arit, linggis, alat pemotong pohon,” ujar Mukhlisin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...