Kamis, April 16, 2026

Cegah Banjir Jakarta Selatan, Ratusan Personil Diterjunkan Gerebek Lumpur Kali Krukut

WIB

Aliansi.co.id, Jakarta– Cegah banjir di wilayah Mampang dan Kebayoran Baru, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin menerjunkan sebanyak 250 personil menggerebek lumpur Kali Krukut.

Munjirin mengatakan, gerebek lumpur Kali Krukut difokuskan di sejumlah titik penuh sedimen lumpur.

Antara lain, Kali Krukut di segmen Jembatan Jalan Pulo Raya atau Jalan Galindra.

Selanjutnya Kali Krukut segmen Kondominium Kintamani Kecamatan Kebayoran Baru hingga ke Jalan Bank, Bangka, Mampang Prapatan.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Pramono Tekankan Profesionalisme dalam Operasi Lintas Jaya Mudik Lebaran

“Kondisi sedimen sudah cukup tebal dan terjadi bottle neck di lokasi grebek lumpur. Sehingga perlu dilakukan penanganan serius agar Kali Krukut ini mampu menampung debit air yang tinggi dan tidak terjadi genangan di kawasan sekitar,” kata Munjirin, Selasa (21/3/2023).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta para pemilik bangunan yang menjorok ke kali agar rela menyerahkan ke Pemprov DKI.

Baca Juga :  Buntut Teriak Bawa Bom di Pesawat, Pria Asal Pematang Siantar Diblacklist Lion Air

Sehingga lahannya bisa dipergunakan untuk pelebaran Kali Krukut tersebut.

“Agar bottle neck (penyempitan kali) yang ada dapat diatasi secara maksimal,” jelas Munjirin.

Dalam kesempatan tersebut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin; Camat Mampang Ujang Harmawan dan Camat Kebayoran Baru Tommy Fudihartono.

Sementara itu, Mukhlisin menambahkan, personel gabungan yang tergabung berasal dari sejumlah unsur.

Antara lain, PPSU Kelurahan Pela Mampang, Petogogan dan Kelurahan Pulo.

Baca Juga :  M Anwar Dicopot, Syafrin Liputo Didapuk Jadi Wali Kota Jakarta Selatan

Kemudian UPK Badan Air, Sudin Lingkungan Hidup (LH), Sudin Perhubungan, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota.

Selanjutnya, Satpol PP dan Sudin Kominfotik Jakarta Selatan serta Sudin SDA Jakarta Selatan.

“Untuk mendukung grebek lumpur, kita kerahkan lima alat berat jenis amphibi, satu long arm, 15 dump truk. Kemudian ada karung, skop, cangkul, arit, linggis, alat pemotong pohon,” ujar Mukhlisin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...