Minggu, Oktober 4, 2026

Minta Kursi Cawapres, PPP Cari Waktu Temui Megawati-Jokowi hingga Parpol Pendukung Ganjar 

WIB

Aliansi.co, Sleman- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mendorong kadernya untuk dipasangkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) dalam Pilpres 2024 mendatang.

Tidak hanya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, PPP juga akan menemui parpol pendukung untuk mengkomunikasikan jatah kursi cawapres tersebut.

Hal ini disampaikan Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono saat mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres.

Deklarasi ini dilakukan usai dilakukannya berbagai rapat musyawarah, termasuk rapat pimpinan nasional (rapimnas) di kediaman Mardiono di Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (26/4/2023).

Baca Juga :  Mungkinkah MK Mengabulkan Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres?

“Berdasarkan mandat forum rapimnas kelima, maka DPP PPP akan berusaha secara maksimal melakukan komunikasi untuk mendorong kader PPP dapat dipasangkan sebagai bakal cawapres mendampingi Bapak Ganjar Pranowo, ” kata Mardiono.

“Saya tekankan, ini adalah amanat dari hasil rapat konstitusi PPP,” sambungnya.

Mardiono menekankan, keinginan untuk memasangkan kader PPP dengan Ganjar bukan harapan yang berlebihan.

Baca Juga :  Viral Bugil Sambil Berbuat Tak Senonoh, Caleg Cantik di NTT Mengundurkan Diri

Hal ini mengingat kader PPP yakni Hamzah Haz juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI kesembilan mendampingi Megawati Soekarnoputri.

Usai PPP mengusung Ganjar sebagai capres di Pilpres 2024, maka pihaknya akan menemui Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

“Berdasarkan amanat rapimnas kelima, PPP juga akan segera melakukan komunikasi politik dengan Ketua Umum DPP PDIP yang insya Allah waktunya sedang diatur,” ujarnya.

Baca Juga :  Ditolak Demokrat, Yenny Wahid Akui AHY Keren jadi Cawapres Anies

Selain itu, Mardiono juga menyebut bahwa pihaknya akan melakukan komunikasi politik dengan ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Bersatu.

Termasuk mengkomunikasikan hasil dari rapimnas PPP kepada Presiden RI, Joko Widodo.

“Sebagai partai koalisi pemerintah, DPP PPP juga akan mengkomunikasikan kepada Bapak Presiden Jokowi terkait ketetapan-ketetapan rapimnas kelima PPP sebagai arah jalan politik perjuangan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...