Rabu, September 2, 2026

Bungkam Filipina dan Myanmar, Erick Thohir Ingatkan Tim U-22 Tidak Jemawa

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengingatkan penggawa tim U-22 SEA Games 2023 untuk tidak jemawa dengan hasil dua laga awal.

Erick mengapresiasi start yang baik dari Marselino dan kawan-kawan saat membungkam Filipina 3-0 dan Myanmar 5-0.

“Ini masih terlalu dini, kita memang menang dua pertandingan awal, tapi ke depan-depannya jangan sampai tampil tidak baik,” ujar Erick dalam keterangan resmi di Jakarta dikutip, Minggu (7/5/2023).

Baca Juga :  Raih 76 Emas SEA Games 2023, Indonesia Masih Berpeluang Pepet Thailand

Sejak awal, Erick percaya kunci perbaikan tim, selain punya kompetisi dan seleksi pemain yang baik, namun setelah menjadi sebuah tim harus punya kebersamaan dan mental.

Erick menilai faktor mental dan kebersamaan kerap menjadi batu sandungan yang membuat permainan tim tidak berkembang, meski mempunyai kemampuan di atas lawan.

“Alhamdulillah di dua pertandingan ini kepercayaan diri untuk menang dan kebersamaan sangat baik, mereka punya kemauan, ketika dalam jarak tertentu lamgsung menendang bola, itu yang kita harapkan,” ucap Erick.

Baca Juga :  PolemikPiala Dunia U-20, Indonesia Dapat Kartu Kuning dari FIFA

Meski optimistis, Erick meminta para pemain untuk tetap fokus menatap laga-laga berikutnya melawan Timor Leste dan tuan rumah, Kamboja.

Erick mengatakan sepakbola itu bundar dan apa pun bisa terjadi.

“Tidak boleh anggap remeh, Timor Leste saja mereka mengalahkan Filipina dan kita jangan bicara peperangan tetapi sebenarnya itu belum terjadi, kita baru pertempuran sekarang,” lanjut Erick.

Erick secara intens terus memantau kondisi para pemain.

Erick juga meminta pelatih Indra Sjafri untuk menerapkan recovery atau pemulihan yang maksimal bagi para pemain usai bertanding.

Baca Juga :  Temui Jaksa Agung, Erick Thohir Laporkan Temuan Dugaan Korupsi Dana Pensiun di BUMN

Dalam sebuah pertandingan dengan sistem turnamen, Erick menyebut recovery menjadi faktor kunci dalam memenangkan kejuaraan.

“Itu yang harus dijaga maka, setiap malam kita terus pantau, saya selalu ingatkan coach Indra Sjafri untuk recovery agar pemain harus benar-benar direcovery, apakah pijat, berenang, ini yang kadang-kadang kita menyepelekan, maka saya tekankan sebuah pemulihan tim pemain jadi perhatian yang penting,” kata Erick.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...