Rabu, September 2, 2026

Tolak Main Mata, Wasit Liga Indonesia Jalani Seleksi Ketat dan Disumpah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- PSSI menggandeng Japan Football Association (JFA) dalam menyeleksi wasit Liga Indonesia 2023-2024.

Wasit yang terpilih dan lulus seleksi juga menjalani sumpah agar tidak bermain mata saat jadi pengadil di lapangan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan wasit liga yang terpilih dari hasil seleksi harus menjaga integritas dan menolak intervensi.

Menurut Erick, di tengah upaya PSSI menciptakan pertandingan sepakbola yang bersih, bebas mafia wasit, dan anti match fixing, para pengadil harus menjadi bagian penting dari ekosistem ini.

Baca Juga :  Pelatih Shin Tae-yong Mundur, Erick Thohir Singgung Kesepakatan Kontrak

“Kita sudah mendapatkan wasit-wasit hasil seleksi ketat yang melibatkan pengawas dari JFA, ” kata Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/6/2023).

Erick Thohir menegaskan 18 wasit di Liga 1 dan 24 wasit di Liga 2 yang dinyatakan lolos harus menjaga amanah demi mewujudkan sepak bola yang bersih.

“Siap menjalani sumpah, dan berkomitmen penuh agar sepakbola kita dihargai,” ujar Erick.

Baca Juga :  Naikkan Level Timnas, PSSI Perluas Kerjasama dengan DFL Jerman

Dengan terseleksinya wasit-wasit terbaik, kata dia, secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan karena penugasan selama satu musim kompetisi juga akan bertambah.

Kini dengan wasit yang lebih selektif, selama kompetisi seorang wasit Liga 1 akan memimpin pertandingan sebanyak 17 kali, sementara wasit Liga 2 akan meniup peluit untuk 15 pertandingan.

“Dengan sering meniup peluit maka pendapatan akan bertambah dan otomatis kesejahteraan naik sehingga akan sulit diintervensi, ” katanya.

Baca Juga :  Erick Thohir Resmi Bubarkan Panitia Piala Dunia U-20

Erick mengaku saat ini wasit Liga telah mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan demi jaminan kesehatan dan rasa aman saat bertugas.

“Wasit akan kita jaga dan diperhatikan karena ini penting untuk mengurangi polemik yang terjadi di masa lalu,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...