Kamis, April 16, 2026

Ketua PBNU Sindir Kelompok Penolak Kedatangan Timnas U-20 Israel ke Indonesia

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menanggapi adanya suara penolakan Tim Nasional Sepakbola Israel ikut bermain dalam laga Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Menurut dia, Timnas Israel tidak masalah ikut bertanding di laga tersebut.

“Kalau menurut saya sih enggak masalah. Belum tentu Palestina rugi kok. Sekarang kalau Israel datang ke sini, apakah Palestina rugi? Yang penting perkuat posisi Indonesia di dalam platform internasional dan multilateral,” kata Gus Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (24/3).

Baca Juga :  Semarakkan Haornas, Jaksel Gelar Turnamen Bola Voli Wali Kota Cup

Ia menyebut langkah membela Palestina bukan cuma teriak lalu tidur, tapi harus dipikirkan bagaimana solusinya.

Apalagi, kata dia, unjuk rasa melakukan penolakan bagi Timnas Israel ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia juga tidak ada gunanya.

“Sebetulnya, saya berharap bahwa semua orang itu ketika mereka berpikir tentang Palestina ingin membela Palestina mereka bukan teriak, lalu tidur. Apa yang harus dilakukan selanjutnya itu apa? Ke mana arah dari solusi ini, ini harus dipikirkan,” jelas dia.

Menurut dia, salah satu cara untuk membela Palestina yaitu memperkuat internasionalisme dan multilateralisme.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Pungli Seleksi Wasit Liga, Erick Thohir Utus Perwakilan ke Bareskrim

Sebab, Gus Yahya menyebut hal ini merupakan mandat dari proklamasi para pendiri bangsa Indonesia.

“Kita tidak hanya harus berpikir tentang Indonesia, kemudian setelah berpikir secara parsial dari kepentingan kelompok-kelompok tertentu atau negara-negara tertentu saja di dunia ini, tetapi berangkat dari kepentingan semuanya,” katanya.

“Kita harus memposisikan Indonesia ini memposisikan diri sebagai bagian dari platform internasional dan multilateral yang ada yang merupakan wujud daripada kepentingan bersama,” sambungnya.

Jadi, Gus Yahya menilai penolakan Timnas Israel ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia tidak ada gunanya untuk Palestina.

Baca Juga :  Piala Dunia U-17, Indonesia-Ekuador Berakhir Imbang 1-1

Sebab, kata dia, belum tentu Palestina juga merasa rugi jika Timnas Israel datang ke Indonesia ikut Piala Dunia U-20.

“Kalau soal FIFA ini ya kalau demo menolak Israel jangan datang, itu apa gunanya buat Palestina? Enggak ada gunanya juga,” sindirnya.

“Tapi kalau kita kembangkan posisioning Indonesia melalui FIFA, ini sehingga kita betul-betul punya posisi moral yang meningkat untuk terus mengartikulasikan arah dari solusi masalah palestina itu saya kira lebih penting daripada sekedar protes,” katanya menambahkan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...