Sabtu, Oktober 17, 2026

Ketua PBNU Sindir Kelompok Penolak Kedatangan Timnas U-20 Israel ke Indonesia

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menanggapi adanya suara penolakan Tim Nasional Sepakbola Israel ikut bermain dalam laga Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Menurut dia, Timnas Israel tidak masalah ikut bertanding di laga tersebut.

“Kalau menurut saya sih enggak masalah. Belum tentu Palestina rugi kok. Sekarang kalau Israel datang ke sini, apakah Palestina rugi? Yang penting perkuat posisi Indonesia di dalam platform internasional dan multilateral,” kata Gus Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (24/3).

Baca Juga :  Proses Audit Awal Pembukuan Keuangan PSSI, Sejumlah Pengeluaran Dinilai Janggal

Ia menyebut langkah membela Palestina bukan cuma teriak lalu tidur, tapi harus dipikirkan bagaimana solusinya.

Apalagi, kata dia, unjuk rasa melakukan penolakan bagi Timnas Israel ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia juga tidak ada gunanya.

“Sebetulnya, saya berharap bahwa semua orang itu ketika mereka berpikir tentang Palestina ingin membela Palestina mereka bukan teriak, lalu tidur. Apa yang harus dilakukan selanjutnya itu apa? Ke mana arah dari solusi ini, ini harus dipikirkan,” jelas dia.

Menurut dia, salah satu cara untuk membela Palestina yaitu memperkuat internasionalisme dan multilateralisme.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing, Menpora Jemput Veddriq Leonardo usai Mendarat dari Korsel

Sebab, Gus Yahya menyebut hal ini merupakan mandat dari proklamasi para pendiri bangsa Indonesia.

“Kita tidak hanya harus berpikir tentang Indonesia, kemudian setelah berpikir secara parsial dari kepentingan kelompok-kelompok tertentu atau negara-negara tertentu saja di dunia ini, tetapi berangkat dari kepentingan semuanya,” katanya.

“Kita harus memposisikan Indonesia ini memposisikan diri sebagai bagian dari platform internasional dan multilateral yang ada yang merupakan wujud daripada kepentingan bersama,” sambungnya.

Jadi, Gus Yahya menilai penolakan Timnas Israel ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia tidak ada gunanya untuk Palestina.

Baca Juga :  Bukti Nyata Perjuangan Atlet Berprestasi, Anthony Ginting dan Kawan-kawan Diangkat jadi PNS

Sebab, kata dia, belum tentu Palestina juga merasa rugi jika Timnas Israel datang ke Indonesia ikut Piala Dunia U-20.

“Kalau soal FIFA ini ya kalau demo menolak Israel jangan datang, itu apa gunanya buat Palestina? Enggak ada gunanya juga,” sindirnya.

“Tapi kalau kita kembangkan posisioning Indonesia melalui FIFA, ini sehingga kita betul-betul punya posisi moral yang meningkat untuk terus mengartikulasikan arah dari solusi masalah palestina itu saya kira lebih penting daripada sekedar protes,” katanya menambahkan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...