Sabtu, Oktober 3, 2026

Heboh Air Sumur di Gunung Sindur Bercampur BBM, Warga: Pertamax Gratis Euy

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Heboh di media sosial sebuah video yang memperlihatkan air sumur warga di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berwarna biru.

Dari video yang diunggah akun Instagram @gunungsindurbogor, disebutkan bahwa air sumur telah tercampur bahan bakar minyak (BBM).

“Beberapa rumah warga yang di belakang pom bensin Nagrog Gunung Sindur (depan Pesantren DQ) airnya tercemar kandungan minyak yang gampang menyala bila terkena api,” tulis akun @gunungsindurbogor, dikutip Sabtu (9/9/2023).

Baca Juga :  Perintah Prabowo, TNI-AL Kerahkan 11 Kapal Cari Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Dalam video, memperlihatkan seorang pria tengah mengambil air dari keran yang berada di dapur rumahnya.

Air tersebut tampak kebiruan.

Ia kemudian menampung air itu dengan gayung hingga penuh.

Pria tersebut pergi ke belakang rumah lalu mencelupkan kertas ke dalam gayung berisi air berwarna biru itu.

Pria itu kemudian menyalakan korek api ke arah kertas dan seketika api langsung membesar.

Kertas tersebut terbakar habis.

Baca Juga :  Heboh di Medsos, Polisi Temukan Sosok Pemeran Video Syur 'Shella Trenggalek', Ternyata...

Di akhir video memperlihatkan seorang ibu yang tengah menimba air dari dalam sumurnya.

Lalu warga tersebut menunjukkan air yang ditimbanya berisi air berwarna biru.

“Ini Pertamax, euy. Ini orangnya yang nyendok (nimba). Pertamax gratis euy,” ujar wanita tersebut.

Camat Gunung Sindur, Dace Hatomi, membenarkan kejadian tersebut.

Dace mengatakan, sejumlah warga sudah melaporkan kejadian tersebut.

Mereka adalah warga Kampung Nagrog RT 02, 03/05, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur.

Baca Juga :  Heboh Wanita Berhijab Ngaku Muslimah Bikin Tutorial Makan Babi yang Halal

“Iya laporan warga yang air sumurnya bercampur bahan bakar minyak,” ujar Dace saat dikonfirmasi.

Unggahan video tersebut mendapat beragam komentar dari masyarakat.

“Udah setahun ini, tapi ga ada solusinya, ” tulis Syaeful.

“Pertanda pertama bakal mulai gratis min, ” tulis Elfaqir.

“Warga ga minta loh ya. Tapi dibagi, ” tulis Febrigia.

“Wah mumpung masih tercemar tampung pake tong sebanyak2nya, ” tulis Rifqie.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...