Kamis, April 16, 2026

Persiapan PON XXI 2024, Pemda Aceh Didorong Biayai Renovasi Ringan Venue

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Soewarno mengatakan saat ini di kedua provinsi tuan rumah, Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), tengah dilakukan proses pembangunan dan rehabilitasi sejumlah venue yang akan digunakan untuk PON XXI.

Pembangunan tersebut dilakukan dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) maupun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Baca Juga :  Sempat Tegang dengan Wasit, Begini Pesan Shin Tae-Yong kepada AFF usai Indonesia Ditekuk Vietnam

“Di Aceh dalam waktu dekat itu nanti akan dilakukan pembangunan, 13 venue renovasi dan 1 venue dayung untuk pembangunan baru. Yang mengerjakan PUPR, sehingga kami yakin semuanya itu akan selesai paling lambat Juli akhir atau Agustus tahun depan, pasti akan siap,” ujar Soewarno dalam keterangannya usai rapat dengan terbatas di Istana Negara, Senin (9/10/2023).

Baca Juga :  Viral Kiper Argentina Martinez Bawa Bantal Bekas Hotel Pulang Kampung

Selain 13 venue tersebut, kata Soewarno, terdapat juga sejumlah venue di Aceh yang direnovasi menggunakan APBD.

Ia pun mendorong Pemda Aceh membiayai anggaran renovasi tersebut.

“Harapannya, karena ini sifatnya renovasi yang tidak terlalu berat, maka akan selesai pada waktunya,” ujarnya.

Sementara di Sumut, kata Soewarno, sarana yang sedang dikerjakan, antara lain, stadion madya untuk atletik dan venue untuk bela diri yang terletak di Desa Sena, Deli Serdang.

Baca Juga :  Mendagri Tito Ungkap Pemda yang Paling Lelet Serap Anggaran, Berikut Daftarnya

Selain itu, saat ini juga tengah dilakukan babak kualifikasi PON untuk sejumlah cabang olahraga (cabor). Menurut Soewarno, jumlah total cabor yang akan dipertandingkan mencapai 65 cabor.

“Dilihat dari dua kesiapan ini, tidak ada alasan untuk PON tidak dilaksanakan. Dan, kita yakin bahwa PON akan dilaksanakan tahun depan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...