Selasa, Mei 19, 2026

Anggota TNI Dikeroyok 8 Orang di Jaktim, Begini Nasib 4 Pelaku yang Tertangkap

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota TNI berinisial Serma SP menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang di sekitar Pesantren Alharomain Ganceng, Pondok Rangon, Jakarta Timur, pada Senin (9/10/2023) malam.

Akibat pengeroyokan itu, Serma SP mengalami luka lebam di wajah dan badannya.

Hal itu dibenarkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksma Julius Widjojono.

Dia mengatakan, empat orang pelaku pengeroyokan berhasil ditangkap.

“Benar, korban sudah dibawa ke rumah sakit dan pelaku sudah dibawa ke Polres Jaktim,” kata Julius saat dihubungi wartawan, Selasa (10/10/2023).

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Anak Pemilik Hotel di Tuktuk Tidak Ditahan Polisi

Julius mengatakan kejadian bermula saat Serma SP, melintas di tanjakan depan Pesantren Alharomain Ganceng dengan menggunakan mobil pickup.

Pada waktu berada di tanjakan ada satu unit sepeda motor mogok yang mengakibatkan mobil pickup yang berada di depan kendaraan Serma SP berhenti mendadak.

Kemudian Serma SP yang berada dibelakang pickup juga berhenti mendadak.

Akibat berhenti mendadak, satu unit sepeda motor beat di belakang mobil Serma SP menabrak kendaraan bagian belakang Serma SP.

Baca Juga :  Ditetapkan sebagai Tersangka, Sopir Bus Rosalia Indah Mengaku Lelah dan Ngantuk

Bukannya meminta maaf, pengendara sepeda motor beat malah menuntut ganti rugi kepada Serma SP.

“Kemudian pengemudi sepeda motor menelepon rekan-rekannya,” kata Julius.

Beberapa menit kemudian 8 orang teman-teman pelaku tiba di TKP.

Pelaku terlibat cekcok dengan korban hingga mengambil paksa kunci mobil Serma SP yang dilanjutkan dengan pemukulan korban.

Dikarenakan kalah jumlah dan membahayakan keselamatan, Serma SP menghubungi teman-temannya di Denma Mabes TNI.

Baca Juga :  19 Orang Ditangkap Buntut Bentrok di Kemang, Dalang Pemicu Ribut Lahan Masih Diburu

Kemudian 10 anggota TNI mendatangi TKP dan berhasil mengamankan sejumlah pelaku pengeroyok Dantim Provos Satpamwal Denma Mabes TNI itu.

“Empat pelaku pengeroyokan berhasil diamankan di TKP, dan empat orang lainnya melarikan diri,” katanya.

Adapun inisial pelaku yang telah diamankan yaitu HL, SK, KK dan JKM.

Usai diamankan, Pakorkam Mabes TNI menyerahkan pelaku ke Polsek Cipayung dan kemudian diarahkan untuk diproses di Polres Jakarta Timur.

Nasib pelaku kini di tangan Polres Jakarta Timur.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...