Kamis, April 16, 2026

Agak Laen, Rupanya Ini Penyebab Hujan Lebat di Tengah Kemarau Jakarta

WIB

Aliansi.co, Jakarta- BMKG mengugkap adanya anomali cuaca di wilayah Jakarta Selatan, Depok hingga Kabupaten Bogor pada awal Juli 2024.

Hujan lebat di tengah musim kemarau kali ini disebut agak laen dari biasanya.

Pengamat Prakiraan Cuaca BMKG Nanda Alfuadi mengatakan fenomena hujan dengan intensitas tinggi pada awal Juli 2024 merupakan anomali cuaca.

“Bulan Juli umumnya sudah memasuki puncak kemarau. Namun, hujan dengan intensitas tinggi justru terjadi, ” kata Nanda dalam acara Berdiskusi Kota dengan Wartawan (Berkawan) di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (20/7/2024).

Baca Juga :  Bapas Resmi Buka Pelayanan Terpadu di Kantor Wali Kota Jaksel, Terima Layanan Proses Bebas Bersyarat Warga Binaan

“Karena jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) belum mencapai 50 milimeter dan diikuti oleh dua dasarian berikutnya,” sambungnya.

Anomali tersebut diungkapkan Nanda disebabkan sejumlah faktor.

Di antaranya hembusan arah angin pada tanggal 6 Juli 2024 dominan dari arah utara menuju wilayah Jabodetabek.

Angin hangat dari arah pesisir kemudian bertemu dengan angin dingin dari arah Bogor, Jawa Barat.

Awan hujan yang terbawa angin itu kemudian tertahan di wilayah Jakarta Selatan, Depok dan Bogor.

“Curah hujan masuk kategori tinggi, sekitar 200 mm. Hujan lokal yang terjadi serentak di wilayah selatan Jakarta membuat volume sungai meningkat,” ungkap Nanda.

Baca Juga :  Wali Kota Munjirin Optimis Bulan Dana PMI Lampaui Target, Ungkap Potensi Jakarta Timur

“Itu yang menyebabkan banjir di 30 wilayah DKI Jakarta, di mana 28 titik ada di Jakarta Selatan,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, dirinya mengimbau kepada warga Jakarta untuk mewaspadai perubahan cuaca saat ini.

“Untuk cuaca sepekan ke depan masih aman, diprediksi cerah berawan, kecuali Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pemerliharaan SDA Jakarta Selatan, Junjung menyampaikan pihaknya telah melakukan pencegahan banjir.

Di antaranya pembangunan embung, pengerukan kali hingga revitalisasi saluran air.

“Pencegahan banjir di Cipulir salah satunya pembangunan jacking, instalasi ini untuk mengatasi banjir di kawasan Seskoal hingga Cipulir,” ungkap Junjung.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Lebat, BPBD DKI Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

“Atas pembangunan yang masih dalam proses ini, kami meminta maaf karena adanya penyempitan jalan yang menyebabkan kemacetan,” tambahnya.

Diketahui sejumlah wilayah Jakarta Selatan dikepung air saat terjadi hujan lebat pada Sabtu (6/7/2024) lalu.

Salah satunya terjadi di Jalan Ciledug Raya, tepatnya depan Komplek Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama.

Ketinggian air di jalan yang menghubungkan Jakarta-Tangerang itu mencapai 50 cm.

Akses jalan terputus, kemacetan pun mengular sekira 2 kilometer hingga Pasar Kebayoran Lama.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...