Senin, Juni 1, 2026

Agak Laen, Rupanya Ini Penyebab Hujan Lebat di Tengah Kemarau Jakarta

WIB

Aliansi.co, Jakarta- BMKG mengugkap adanya anomali cuaca di wilayah Jakarta Selatan, Depok hingga Kabupaten Bogor pada awal Juli 2024.

Hujan lebat di tengah musim kemarau kali ini disebut agak laen dari biasanya.

Pengamat Prakiraan Cuaca BMKG Nanda Alfuadi mengatakan fenomena hujan dengan intensitas tinggi pada awal Juli 2024 merupakan anomali cuaca.

“Bulan Juli umumnya sudah memasuki puncak kemarau. Namun, hujan dengan intensitas tinggi justru terjadi, ” kata Nanda dalam acara Berdiskusi Kota dengan Wartawan (Berkawan) di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (20/7/2024).

Baca Juga :  Terkumpul Rp 8,5 Miliar, Bulan Dana PMI Jaksel Resmi Ditutup, Panitia Juga Bubar

“Karena jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) belum mencapai 50 milimeter dan diikuti oleh dua dasarian berikutnya,” sambungnya.

Anomali tersebut diungkapkan Nanda disebabkan sejumlah faktor.

Di antaranya hembusan arah angin pada tanggal 6 Juli 2024 dominan dari arah utara menuju wilayah Jabodetabek.

Angin hangat dari arah pesisir kemudian bertemu dengan angin dingin dari arah Bogor, Jawa Barat.

Awan hujan yang terbawa angin itu kemudian tertahan di wilayah Jakarta Selatan, Depok dan Bogor.

“Curah hujan masuk kategori tinggi, sekitar 200 mm. Hujan lokal yang terjadi serentak di wilayah selatan Jakarta membuat volume sungai meningkat,” ungkap Nanda.

Baca Juga :  Tes Kebugaran, Ratusan ASN Pemkot Jaksel Lari Bareng Wali Kota

“Itu yang menyebabkan banjir di 30 wilayah DKI Jakarta, di mana 28 titik ada di Jakarta Selatan,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, dirinya mengimbau kepada warga Jakarta untuk mewaspadai perubahan cuaca saat ini.

“Untuk cuaca sepekan ke depan masih aman, diprediksi cerah berawan, kecuali Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pemerliharaan SDA Jakarta Selatan, Junjung menyampaikan pihaknya telah melakukan pencegahan banjir.

Di antaranya pembangunan embung, pengerukan kali hingga revitalisasi saluran air.

“Pencegahan banjir di Cipulir salah satunya pembangunan jacking, instalasi ini untuk mengatasi banjir di kawasan Seskoal hingga Cipulir,” ungkap Junjung.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Akui Kolaborasi dengan WJS Berdampak Positif kepada Masyarakat

“Atas pembangunan yang masih dalam proses ini, kami meminta maaf karena adanya penyempitan jalan yang menyebabkan kemacetan,” tambahnya.

Diketahui sejumlah wilayah Jakarta Selatan dikepung air saat terjadi hujan lebat pada Sabtu (6/7/2024) lalu.

Salah satunya terjadi di Jalan Ciledug Raya, tepatnya depan Komplek Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama.

Ketinggian air di jalan yang menghubungkan Jakarta-Tangerang itu mencapai 50 cm.

Akses jalan terputus, kemacetan pun mengular sekira 2 kilometer hingga Pasar Kebayoran Lama.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...