Sabtu, Juli 4, 2026

Wali Kota Jaksel Pastikan Warga Korban Kebakaran Manggarai Gratis Tempati Rusun Pasar Rumput

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin memastikan warga korban kebakaran yang direlokasi ke rumah susun (Rusun) Pasar Rumput tidak dipungut biaya alias gratis.

Diketahui, Pemkot Jakarta Selatan merelokasi 44 Kepala Keluarga (KK) atau 189 jiwa yang terdampak kebakaran di Jalan Sahardjo, Manggarai, Jakarta Selatan ke tempat pengungsian sementara, Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Munjirin turun langsung mengantarkan relokasi warga ke Rusun Pasar Rumput, pada Jumat (16/8/2024) siang.

Baca Juga :  Pramono Soroti Bedeng Proyek Galian usai Rasakan Kemacetan di TB Simatupang

“Saya pastikan warga yang direlokasi ke Rusun Pasar Rumput gratis dan tak dipungut biaya sepeser pun,” kata Munjirin, Jumat.

Munjirin mengatakan, relokasi dilakukan agar warga terdampak kebakaran mendapatkan tempat tinggal sementara yang baik.

Pasca kebakaran, tak sedikit warga yang masih tidur di luar tenda-tenda pengungsian yang telah disiapkan di 5 titik lokasi.

Munjirin mengatakan, proses relokasi ke rusun akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Ada Festival Stroberi Nonsan di Kasablanka Jaksel, Wali Kota Bocorkan Rasa Buahnya

“Hari ini yang saya antar itu kloter pertama, selanjutnya kloter dua sedang kita siapkan,” ujarnya.

Warga yang direlokasi diantarkan menggunakan bus sekolah.

Sebagian warga membawa barang bawaan yang tersisa dan juga pakaian yang didapatkan dari bantuan.

Munjirin menjelaskan, relokasi agar warga terdampak, khususnya lansia dan anak-anak bisa mendapatkan tempat sementara yang layak.

“Jadi, kita telah kerjasama untuk menangani relokasi warga yang mengungsi disana, kita carikan tempat terbaik di rusun,” ujar Munjirin.

Baca Juga :  Dukung Program PMI, Pemkot Jaksel Ajak Masyarakat Bantu Donasi Kemanusian

Munjirin juga meminta kepada warga yang direlokasi ke Rusun Pasar Rumput untuk membantu menerangkan dan mensosialisasikan pada warga lainnya atas informasi yang simpang siur.

“Pasti banyak pertanyaan, bapak ibu bayar enggak? Saya tegaskan pada awal ini tidak bayar, tapi beda cerita kalau waktu tertentu bapak-ibu merasa betah tak mau pindah,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...