Selasa, Mei 19, 2026

Wali Kota Jaksel Pastikan Warga Korban Kebakaran Manggarai Gratis Tempati Rusun Pasar Rumput

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin memastikan warga korban kebakaran yang direlokasi ke rumah susun (Rusun) Pasar Rumput tidak dipungut biaya alias gratis.

Diketahui, Pemkot Jakarta Selatan merelokasi 44 Kepala Keluarga (KK) atau 189 jiwa yang terdampak kebakaran di Jalan Sahardjo, Manggarai, Jakarta Selatan ke tempat pengungsian sementara, Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Munjirin turun langsung mengantarkan relokasi warga ke Rusun Pasar Rumput, pada Jumat (16/8/2024) siang.

Baca Juga :  Pj Gubernur Teguh Janji Bantu Siapkan Program Tim Transisi Pramono-Doel

“Saya pastikan warga yang direlokasi ke Rusun Pasar Rumput gratis dan tak dipungut biaya sepeser pun,” kata Munjirin, Jumat.

Munjirin mengatakan, relokasi dilakukan agar warga terdampak kebakaran mendapatkan tempat tinggal sementara yang baik.

Pasca kebakaran, tak sedikit warga yang masih tidur di luar tenda-tenda pengungsian yang telah disiapkan di 5 titik lokasi.

Munjirin mengatakan, proses relokasi ke rusun akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Peringati Harkitnas 2023, Heru Budi Ajak ASN DKI Bangkit Mewujudkan Indonesia Emas 2045

“Hari ini yang saya antar itu kloter pertama, selanjutnya kloter dua sedang kita siapkan,” ujarnya.

Warga yang direlokasi diantarkan menggunakan bus sekolah.

Sebagian warga membawa barang bawaan yang tersisa dan juga pakaian yang didapatkan dari bantuan.

Munjirin menjelaskan, relokasi agar warga terdampak, khususnya lansia dan anak-anak bisa mendapatkan tempat sementara yang layak.

“Jadi, kita telah kerjasama untuk menangani relokasi warga yang mengungsi disana, kita carikan tempat terbaik di rusun,” ujar Munjirin.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Terjun Bersihkan Lumpur Banjir di Kampung Lubang Pancoran 

Munjirin juga meminta kepada warga yang direlokasi ke Rusun Pasar Rumput untuk membantu menerangkan dan mensosialisasikan pada warga lainnya atas informasi yang simpang siur.

“Pasti banyak pertanyaan, bapak ibu bayar enggak? Saya tegaskan pada awal ini tidak bayar, tapi beda cerita kalau waktu tertentu bapak-ibu merasa betah tak mau pindah,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...