Kamis, April 16, 2026

Menteri LH Puji Pengelolaan Sampah Terpadu di Pesanggrahan Jaksel

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Menteri Lingkungan Hidup/Badan Penanggulangan Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan ke Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/10/2024).

Kunjungan ini dalam rangka meninjau Jakarta Recycle Center (JRC) yang dibangun Pemprov DKI Jakarta untuk mengelola sampah mulai dari hulu, tengah, hingga hilir.

Hanif pun memuji JRC yang dibangun melalui program Japan International Cooperation Agency (JICA) ini.

Hanif menyebutkan bahwa fasilitas ini merupakan salah satu contoh dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang patut menjadi model bagi daerah lain.

Baca Juga :  Jadi Ikonik Baru, Pemkot Jaksel Matangkan Persiapan Relokasi PKL Barito di Lenteng Agung

“Sebagai kota dengan populasi 11,4 juta jiwa dan produksi sampah lebih dari 7.500 ton per hari, Jakarta harus memiliki sistem pengelolaan sampah yang menyeluruh. Jakarta Recycle Center merupakan contoh konkret yang dapat diikuti oleh daerah lain,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mengelola sampah, termasuk peran pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

“Penanganan sampah di Jakarta ini merupakan tanggung jawab saya sebagai menteri, yang harus memastikan bahwa sampah dihasilkan dan dikelola dengan baik. Dengan fasilitas seperti JRC ini, saya optimis bahwa kapasitas pengelolaan sampah di Jakarta bisa terus meningkat dan dapat mengurangi beban pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang,” katanya.

Baca Juga :  Di Forum Tripartit, Wakil Wali Kota Jaksel Tegaskan Larangan Penahanan Ijazah Pekerja

Menteri Hanif menyampaikan bahwa target utama pemerintah adalah mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Menurutnya, dengan memaksimalkan fasilitas pengelolaan sampah di dalam kota seperti JRC, beban TPST Bantargebang dapat dikurangi, memperpanjang umur operasional dan menjaga lingkungan sekitar.

“Dengan upaya ini, kita tidak hanya menjaga lingkungan tetapi juga meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah,” tambahnya.

Baca Juga :  Pansus Temukan Naskah Siluman dalam Ranperda Jaringan Utilitas Jakarta

Selain itu, Menteri Hanif berharap fasilitas ini dapat menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia.

“Jakarta dengan segala kompleksitasnya bisa menjadi model bagi kota-kota lain untuk mengembangkan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di tingkat kawasan. Pengelolaan sampah secara terpadu merupakan kebutuhan mendesak bagi kota besar di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...