Selasa, Mei 19, 2026

Anggota Polres Jaksel Mendadak Jalani Tes Urine, Dijaga Ketat Propam

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Personel Polres Metro Jakarta Selatan menjalani tes urine secara mendadak di Markas Polres Metro Jakarta Selatan.

Pemeriksaan urine dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian.

Tes urine dilaksanakan usai apel pagi dan diawasi ketat oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Seluruh personel, mulai dari perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polres, mengikuti pemeriksaan urine di halaman Mapolres.

Baca Juga :  Keji! Panca Darmansyah Bunuh Empat Anaknya Secara Bergilir sambil Direkam

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Sebelum menindak masyarakat yang menyalahgunakan narkoba, kami harus memastikan dulu bahwa tubuh kami sendiri, internal kami, bersih dari barang haram tersebut,” ujar Murodih kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan, tes urine ini menjadi bagian dari upaya “bersih-bersih” internal demi menjaga integritas institusi.

Baca Juga :  Aktor Pierre Gruno Aniaya Pengunjung Bar hingga Patah Hidung, Polisi Turun Tangan

Proses pengambilan sampel dilakukan secara acak dan diuji langsung oleh tim medis dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara insidental atau tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai bentuk kontrol dan pengawasan melekat terhadap anggota.

“Ini agenda rutin yang dilakukan secara insidental sebagai fungsi kontrol dan pengawasan melekat kepada anggota,” kata dia.

Baca Juga :  DPRD Ungkap PT Jakpro Minta Modal Lagi Rp 250 Miliar, Buat Apa?

Murodih menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir apabila ditemukan anggota yang terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Sanksi tegas sesuai Kode Etik Profesi Polri maupun ketentuan pidana umum akan diberlakukan tanpa pandang bulu.

“Yang hasilnya positif akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku, tidak ada tebang pilih. Ini demi menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap Polri,” ucap dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...