Sabtu, Juli 4, 2026

Anggota Polres Jaksel Mendadak Jalani Tes Urine, Dijaga Ketat Propam

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Personel Polres Metro Jakarta Selatan menjalani tes urine secara mendadak di Markas Polres Metro Jakarta Selatan.

Pemeriksaan urine dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian.

Tes urine dilaksanakan usai apel pagi dan diawasi ketat oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Seluruh personel, mulai dari perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polres, mengikuti pemeriksaan urine di halaman Mapolres.

Baca Juga :  Nikita Mirzani Curhat soal Laporan Kasus Pencabulan, Singgung Istilah No Justice No Viral

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Sebelum menindak masyarakat yang menyalahgunakan narkoba, kami harus memastikan dulu bahwa tubuh kami sendiri, internal kami, bersih dari barang haram tersebut,” ujar Murodih kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan, tes urine ini menjadi bagian dari upaya “bersih-bersih” internal demi menjaga integritas institusi.

Baca Juga :  Tinggalkan TPU Menteng Pulo, Anita Sambut Hidup Baru di Rusun Jagakarsa

Proses pengambilan sampel dilakukan secara acak dan diuji langsung oleh tim medis dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara insidental atau tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai bentuk kontrol dan pengawasan melekat terhadap anggota.

“Ini agenda rutin yang dilakukan secara insidental sebagai fungsi kontrol dan pengawasan melekat kepada anggota,” kata dia.

Baca Juga :  Laporan Tak Jual Miras, Ketua DPRD Minta Kafe di Tulodong Disidak Lagi

Murodih menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir apabila ditemukan anggota yang terbukti positif mengonsumsi narkoba.

Sanksi tegas sesuai Kode Etik Profesi Polri maupun ketentuan pidana umum akan diberlakukan tanpa pandang bulu.

“Yang hasilnya positif akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku, tidak ada tebang pilih. Ini demi menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap Polri,” ucap dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...