Selasa, Mei 19, 2026

Anies Ngaku Babak Belur karena Tak Pernah Pakai Buzzer: Kami Apa Adanya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan mengaku tidak pernah menggunakan buzzer sejak menjabat Gubernur DKI maupun menghadapi Pemilu 2024.

Anies mengatakan jika menggunakan buzzer, ia tidak akan babak belur seperti sekarang ini.

Hal itu diutarakan Anies dalam diskusi bersama PWI Pusat, di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Awalnya Anies mendapat pertanyaan dari peserta diskusi seorang jurnalis bernama Marthen Selamet Susanto.

Baca Juga :  Momen Cak Imin Ngakak saat Anies Baca Spanduk "Pajak Naik, Eh Malah Joget-joget"

Ia menanyakan kepada Anies apakah pernah menggunakan buzzer atau influencer saat jadi bagian eksekutif ataupun pemerintah.

“Kalau kemarin pakai buzzer, enggak babak belur kayak begini. Kami apa adanya, enggak pakai buzzer dan lain-lain,” kata Anies. Anies menjelaskan hanya bisa berdoa dalam Pilpres 2024 nanti. Dia juga menyinggung pengalamannya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies mengatakan, dirinya memilih berdoa kepada Tuhan agar mendapatkan kesempatan meluruskan berbagai narasi di media sosial yang kerap menyudutkannya.

Baca Juga :  Viral Mentan Syahrul Yasin Limpo Bakal jadi Tersangka, KPK: Masih Proses Lidik

“Mudah-mudahan suatu saat bisa akan bisa dijawab dengan kenyataan-kenyataan, bukan pernyataan-pernyataan,” kata Anies.

Anies mengaku saat menjabat Gubernur DKI, dirinya juga tak pernah menggunakan buzzer.

Bagi Anies, buzzer merusak demokrasi.

“Dan itu kami gak pakai buzzer saat di Jakarta jadi kami merasa ke depan juga enggak akan pake, menurut saya itu merusak. Merusak sekali,” kata dia.

Baca Juga :  Jokowi Minta Kementerian hingga Kepala Daerah Bergerak Mendahului El Nino

Dirinya juga akan segera berkoordinasi dengan timnya agar tak menggunakan buzzer.

Anies ingin menjaga kebebasan berekspresi berjalan dengan semestinya.

“Kami malah menemukan pribadi-pribadi objektif yang dulunya mengambil posisi mengkritik dan berseberangan kemudian mereka melihat kenyataan dan secara objektif menyampaikan apa adanya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...