Sabtu, Juli 4, 2026

Anies Ngaku Babak Belur karena Tak Pernah Pakai Buzzer: Kami Apa Adanya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan mengaku tidak pernah menggunakan buzzer sejak menjabat Gubernur DKI maupun menghadapi Pemilu 2024.

Anies mengatakan jika menggunakan buzzer, ia tidak akan babak belur seperti sekarang ini.

Hal itu diutarakan Anies dalam diskusi bersama PWI Pusat, di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Awalnya Anies mendapat pertanyaan dari peserta diskusi seorang jurnalis bernama Marthen Selamet Susanto.

Baca Juga :  Jalani Tes Kesehatan 10 Jam, Anies-Cak Imin Kompak Puasa Malam

Ia menanyakan kepada Anies apakah pernah menggunakan buzzer atau influencer saat jadi bagian eksekutif ataupun pemerintah.

“Kalau kemarin pakai buzzer, enggak babak belur kayak begini. Kami apa adanya, enggak pakai buzzer dan lain-lain,” kata Anies. Anies menjelaskan hanya bisa berdoa dalam Pilpres 2024 nanti. Dia juga menyinggung pengalamannya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies mengatakan, dirinya memilih berdoa kepada Tuhan agar mendapatkan kesempatan meluruskan berbagai narasi di media sosial yang kerap menyudutkannya.

Baca Juga :  Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan kepada Enam Tokoh, Presiden FIFA Diganjar Tanda Bintang Jasa Pratama

“Mudah-mudahan suatu saat bisa akan bisa dijawab dengan kenyataan-kenyataan, bukan pernyataan-pernyataan,” kata Anies.

Anies mengaku saat menjabat Gubernur DKI, dirinya juga tak pernah menggunakan buzzer.

Bagi Anies, buzzer merusak demokrasi.

“Dan itu kami gak pakai buzzer saat di Jakarta jadi kami merasa ke depan juga enggak akan pake, menurut saya itu merusak. Merusak sekali,” kata dia.

Baca Juga :  Heboh di Medsos Beredar Uang Mutilasi Pecahan Rp 100 Ribu, Begini Ciri-cirinya

Dirinya juga akan segera berkoordinasi dengan timnya agar tak menggunakan buzzer.

Anies ingin menjaga kebebasan berekspresi berjalan dengan semestinya.

“Kami malah menemukan pribadi-pribadi objektif yang dulunya mengambil posisi mengkritik dan berseberangan kemudian mereka melihat kenyataan dan secara objektif menyampaikan apa adanya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...