Selasa, Mei 19, 2026

Buntut Contekan Debat Pilpres, Luhut ke Tom Lembong: Anda Jangan GR Kasih Note Ayahnya Mas Gibran

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan angkat bicara terkait sejumlah pernyataan Co-captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Thomas Lembong.

Luhut kesal karena mantan Menteri Perdagangan yang biasa disapa Tom Lembong itu mengaku selama 7 tahun memberikan contekan kepada Presiden Jokowi.

Diketahui dalam debat keempat Pilpres 2024, calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyebut cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar mendapat contekan dari Tom Lembong.

Baca Juga :  Kisruh Contekan Jokowi, Timnas AMIN Dorong Tom Lembong-Luhut Debat di Podcast

Buntutnya, Tom Lembong buka suara dan merespon pernyataan Gibran.

Tom mengaku bahwa dirinya juga yang membuat contekan dan menulis pidato untuk Presiden Jokowi selama 7 tahun.

Dalam video yang diunggah di instagram pribadinya, Luhut menegaskan bahwa itu sudah menjadi kewajiban Tom yang kala itu menjadi pembantu presiden sebagai menteri perdagangan dan kepala BKPM.

Baca Juga :  Bertemu di GBK, Puan dan AHY Sepakat Pemilu 2024 Berjalan Damai dan Gembira

Luhut pun meminta Tom Lembong tidak gede rasa alias GR memberikan catatan kepada Jokowi.

“Anda jangan GR juga bilang kasih note kepada ayahnya Mas Gibran (Jokowi), memang hanya Tom Lembong saja?” kata Luhut dalam video dikutip, Kamis (25/1/2024).

Luhut menyebut justru Menteri Luar Negeri Lestari Priansari Marsudi yang paling banyak memberikan catatan kepada Jokowi.

“Yang paling banyak kasih note kepada Pak Presiden (Jokowi) adalah Bu Menteri Luar Negeri Retno,” beber Luhut.

Baca Juga :  Jokowi Wanti-wanti Pemicu Konflik Pemilu 2024: Jangan Percayai yang Namanya Hoaks

“Dan itu bukan terjadi pada Presiden Jokowi saja, semua kepala negara itu kalau bilateral pasti ada yang di belakang ngasih note. Apakah karena Anda hebat melakukan itu? Tidak. Itu tugas Anda sebagai pembantu presiden, sebagai menteri perdagangan waktu itu dan sebagai kepala BKPM,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...