Kamis, Juli 16, 2026

Buntut Viral Izin Ngonten, Pramono Mau Rekrut Ormas Jadi Mitra Kebersihan Taman

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur terpilih Jakarta, Pramono Anung berencana menjadikan ormas sebagai mitra kerja jika dirinya sudah dilantik menjadi gubernur.

Namun, Promono mengatakan, jadi mitra petugas kebersihan taman, ormas tidak boleh melakukan pungutan liar.

Hal itu dikatakan Pramono menanggapi pungutan liar mengatasnamakan ormas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang viral di media sosial.

“Jadi kalau nanti saya dilantik, salah satu hal yang akan saya tangani adalah pungli yang ada di lapangan,” kata Pramono di kawasan GBK, Jakarta, Minggu (12/1/2025).

Baca Juga :  Gaungkan Semangat Kebersamaan Jaga Jakarta, 20 Ribu Warga Ikut Fun Walk Jaksel 2025

“Jadi ormas akan juga menjadi mitra kami, tetapi mereka tidak boleh melakukan pungutan liar, itu intinya, bahwa mereka harus dipekerjakan, diberikan ruang untuk itu,” sambungnya.

Pramono berjanji akan membereskan berbagai permasalahan pungli untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global

Dia menegaskan bahwa kasus pungli di tempat umum seperti di taman kawasan Blok M tidak boleh lagi terjadi.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Ketua, Bang Abas Siap Majukan IPSI Jakarta Selatan

“Karena Jakarta sebagai kota global salah satu hal yang harus diperbaiki adalah pungutan-pungutan liar, seperti itu tidak boleh terjadi. Jadi yang seperti itu tentunya kita akan tangani,” ucap Pramono.

Sebelumnya, viral video di media sosial yang memperlihatkan pengunjung Taman Literasi yang sedang membuat konten ditegur oleh pria mengatasanamakan ormas.

Pria itu kemudian bertanya kepada pengunjung itu terkait izin ngonten di lokasi taman.

“Ini izin ke siapa? Izin ke siapa ini,” ucap pria tersebut.

Baca Juga :  Trotoar di Pondok Indah Terbengkalai Usai Dibongkar Tanpa Izin, Bina Marga Minta Satpol PP Turun Tangan

“Hah? Enggak ada izin, emang harus ada izin ya di sini? Bukannya ini tempat umum?” sahut pengunjung itu.

“Iyalah, kalau enggak mau ada yang ngurusin ya di tengah jalan, enggak yang ngurus. Kalau kayak di taman, M Bloc (harus ada izin),” ujar pria itu lagi.

“Emang siapa yang ngurus?” kata pengunjung tersebut.

“Ada, pemuda pancasila,” timpal pria itu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...