Senin, Juni 1, 2026

Buntut Viral Izin Ngonten, Pramono Mau Rekrut Ormas Jadi Mitra Kebersihan Taman

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur terpilih Jakarta, Pramono Anung berencana menjadikan ormas sebagai mitra kerja jika dirinya sudah dilantik menjadi gubernur.

Namun, Promono mengatakan, jadi mitra petugas kebersihan taman, ormas tidak boleh melakukan pungutan liar.

Hal itu dikatakan Pramono menanggapi pungutan liar mengatasnamakan ormas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang viral di media sosial.

“Jadi kalau nanti saya dilantik, salah satu hal yang akan saya tangani adalah pungli yang ada di lapangan,” kata Pramono di kawasan GBK, Jakarta, Minggu (12/1/2025).

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov DKI Komitmen Bebas Korupsi, Wakil Ketua KPK jadi Saksi

“Jadi ormas akan juga menjadi mitra kami, tetapi mereka tidak boleh melakukan pungutan liar, itu intinya, bahwa mereka harus dipekerjakan, diberikan ruang untuk itu,” sambungnya.

Pramono berjanji akan membereskan berbagai permasalahan pungli untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global

Dia menegaskan bahwa kasus pungli di tempat umum seperti di taman kawasan Blok M tidak boleh lagi terjadi.

Baca Juga :  Dukung Program PMI, Pemkot Jaksel Ajak Masyarakat Bantu Donasi Kemanusian

“Karena Jakarta sebagai kota global salah satu hal yang harus diperbaiki adalah pungutan-pungutan liar, seperti itu tidak boleh terjadi. Jadi yang seperti itu tentunya kita akan tangani,” ucap Pramono.

Sebelumnya, viral video di media sosial yang memperlihatkan pengunjung Taman Literasi yang sedang membuat konten ditegur oleh pria mengatasanamakan ormas.

Pria itu kemudian bertanya kepada pengunjung itu terkait izin ngonten di lokasi taman.

“Ini izin ke siapa? Izin ke siapa ini,” ucap pria tersebut.

Baca Juga :  Wali Kota Ajak Majelis Taklim Dukung GEMPAR untuk Cegah Kebakaran di Jaktim

“Hah? Enggak ada izin, emang harus ada izin ya di sini? Bukannya ini tempat umum?” sahut pengunjung itu.

“Iyalah, kalau enggak mau ada yang ngurusin ya di tengah jalan, enggak yang ngurus. Kalau kayak di taman, M Bloc (harus ada izin),” ujar pria itu lagi.

“Emang siapa yang ngurus?” kata pengunjung tersebut.

“Ada, pemuda pancasila,” timpal pria itu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...