Aliansi.co, Jakarta– Kemeriahan menyelimuti Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi (14/9/2025), saat lebih dari 20.000 warga tumpah ruah mengikuti Fun Walk Jaksel 2025.
Kegiatan jalan santai ini digelar oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, dan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader PKK, aparatur sipil negara (ASN), komunitas, hingga berbagai lembaga kemasyarakatan.
Meski menempuh rute jalan santai sepanjang empat kilometer, semangat para peserta tidak surut mengikuti seluruh rangkaian acara hingga siang hari.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtadho menyampaikan, Fun Walk ini tidak lebih dari sekadar olahraga bersama.
“Fun Walk Jaksel tidak hanya sebagai ajang olahraga bersama, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga kota Jakarta,” ujar Ali Murtadho.
Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa Fun walk ini menjadi bagian dari kampanye “Jaga Jakarta”, yakni sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk hidup harmonis, menjaga ketertiban, dan memperkuat persatuan di ibu kota.
“Ini rangkaian dari perayaan Hari Gerak PKK ke-53, kemudian Hari Kemerdekaan RI ke-80, juga dalam rangka sosialisasi dan edukasi tentang ‘Jaga Jakarta’. Salah satu bentuknya melalui deklarasi dari seluruh komponen masyarakat untuk menjaga persatuan dan hidup harmonis di Jakarta,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme luar biasa dari masyarakat dengan mengikuti jalan santai sepanjang empat kilometer.
Tingginya antusiasme ini, menurut Ali, menjadi indikator bahwa Jakarta saat ini dalam kondisi kondusif dan aman.
“Acara ini menandakan Jakarta baik-baik saja. Ini bukti bahwa Jakarta sudah normal, tidak ada kejadian apapun. Bisa dilihat dari kehadiran kurang lebih 20 ribu masyarakat dari seluruh lapisan mulai dari RT, RW, hingga lembaga masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Fun Walk Jaksel 2025, Anas Karim Rifai menyatakan, suksesnya acara ini merupakan buah dari kolaborasi dan semangat gotong royong warga Jakarta Selatan.
“Sebenarnya saya hanya Ketua RW, tapi kami sudah biasa menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Tidak ada resep khusus. Ini murni inisiatif warga,” ujar Anas saat ditemui usai acara.
Anas menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus digalakkan sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antar warga dan menggerakkan masyarakat dalam kegiatan positif.
Anas juga menekankan bahwa keberhasilan acara ini bukan diukur dari keuntungan materi atau besarnya margin yang didapat, tetapi dari lancarnya pelaksanaan dan tingginya partisipasi warga.
“Yang paling penting bukan soal keuntungan. Tapi bagaimana acara ini bisa terselenggara dengan sukses, tertib, dan membawa dampak positif. Ini soal kemampuan sosial, membangun kepercayaan, gotong royong, dan kebersamaan,” tegasnya
