Selasa, Juli 14, 2026

Camat-Lurah hingga Polisi Datangi TKP Usai Laporan Teror Bom di SD Srengseng

WIB

Aliansi.co,Jakarta– Camat Jagakarsa, lurah, hingga aparat kepolisian mendatangi SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, setelah muncul laporan ancaman bom pada hari pertama masuk sekolah yang bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Ancaman tersebut sempat membuat seluruh siswa dievakuasi dari lingkungan sekolah.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, ancaman bom bermula dari pesan WhatsApp yang dikirim kepada seorang guru kelas 1 dan petugas tata usaha (TU).

Baca Juga :  Selain Bos Salon, Istri Tukang Selingkuh di Jaktim Ternyata Influencer Kecantikan

Pesan itu baru diketahui setelah upacara bendera selesai karena saat pesan masuk para guru sedang mengikuti rangkaian kegiatan hari pertama sekolah.

Nurma Dewi mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan.

Selain personel kepolisian, Camat Jagakarsa dan lurah setempat juga turut hadir ke TKP untuk memantau situasi.

“Ini sudah dicek Gegana dan Densus 88. Nihil, tapi masih disisir, lagi disisir,” kata Nurma saat dikonfirmasi, Senin (13/7).

Baca Juga :  M Anwar Dicopot, Syafrin Liputo Didapuk Jadi Wali Kota Jakarta Selatan

Nurma menjelaskan, laporan ancaman bom diterima sekitar pukul 07.30 WIB.

Namun, karena seluruh guru sedang mengikuti upacara, pesan WhatsApp tersebut baru dibaca setelah kegiatan selesai.

“Laporannya 07.30, tapi memang di WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru lihat WA-nya. Kita langsung datang semuanya, camat, lurah. Itu di-WA dijapri guru kelas satu sama TU,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, polisi langsung mengevakuasi seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan ke luar area sekolah agar proses penyisiran dapat dilakukan dengan aman.

Baca Juga :  Hari Pertama Sekolah, Wali Kota Jaksel Inspeksi Pelaksanaan MPLS di SMKN 57

“Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu,” tutur Nurma.

Informasi mengenai ancaman bom tersebut juga sempat beredar luas di media sosial.

Salah satunya melalui unggahan akun Instagram Ciganjur yang memperlihatkan sejumlah personel kepolisian berada di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15 Pagi untuk melakukan pemeriksaan.

Hingga proses sterilisasi berlangsung, aparat memastikan tidak ditemukan benda atau bahan peledak di lingkungan sekolah.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...