Rabu, Agustus 19, 2026

Cegah Vendor Titipan, Lelang Ulang Parkir Blok M Diminta Transparan dan Libatkan Tim Independen

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Rencana lelang ulang pengelolaan parkir di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, didorong dilakukan secara terbuka dan transparan untuk mencegah dugaan praktik pengaturan pemenang atau “vendor titipan”.

Langkah ini dinilai menjadi kunci agar proses seleksi operator baru tidak menimbulkan  polemik.

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menegaskan, seluruh tahapan lelang harus dapat diawasi publik secara menyeluruh, terutama setelah muncul sorotan terhadap tata kelola parkir di kawasan tersebut.

“Ya harus terbuka, agar semua memantau, termasuk media. Jadi terbuka dari A sampai Z,” ujar Trubus, Rabu (13/5/2026).

Ia menekankan, proses lelang sebaiknya tidak berlarut-larut hingga dua bulan sebagaimana rencana sementara.

Baca Juga :  Perundungan Binus School, 4 Anggota Geng Tai Ditetapkan Tersangka dan 8 ABH

Menurutnya, durasi yang terlalu panjang justru membuka celah terjadinya pengaturan dalam penentuan pemenang tender.

“Kalau memang terlalu lama jangan-jangan nanti ada pengaturan gitu loh,” katanya.

Trubus juga mengingatkan agar tidak ada pihak tertentu yang diuntungkan dalam proses lelang tersebut.

Ia menilai potensi konflik kepentingan harus dicegah sejak awal agar hasil lelang benar-benar objektif.

“Jangan sampai nanti ada upaya-upaya pengaturan untuk memenangkan pihak tertentu dalam proses lelang itu,” ujarnya.

Selain itu, Trubus juga mendorong agar panitia seleksi lelang melibatkan unsur independen, termasuk akademisi dan tenaga ahli teknis di bidang perparkiran.

Menurutnya, keterlibatan pihak luar diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas proses.

Ia menambahkan, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan aparat penegak hukum, tetapi juga harus melibatkan pihak independen agar lebih kredibel dan transparan.

Baca Juga :  Babak Baru Polemik Parkir Blok M, Pemprov DKI Telusuri Dugaan Ilegal Pansus

Sebelumnya, Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, memastikan bahwa pengelolaan parkir di Blok M saat ini yang berada di bawah Unit Pengelola (UP) Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta hanya bersifat sementara selama sekitar dua bulan.

“Sekitar 2 bulan lah untuk operator di bawah UP Parkir saat ini. Setelah itu akan dilakukan lelang,” ujar Jupiter.

Ia menyebutkan, setelah masa transisi tersebut, pengelolaan parkir akan kembali dilelang dengan melibatkan PT Karya Utama Perdana untuk menentukan operator baru pengganti Best Parking.

Baca Juga :  Heru Budi Apresiasi TPS 3R di Pasar Minggu Bisa Proses Sampah 50 Ton Per Hari

DPRD DKI Jakarta juga meminta agar proses lelang dilakukan secara transparan dan akuntabel, termasuk dengan melibatkan pengawasan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Operator baru nantinya diwajibkan menerapkan sistem parkir berbasis digital agar pendapatan daerah dapat dipantau secara real time,” ujarnya.

DPRD sebelumnya mengungkap potensi pendapatan parkir di kawasan Blok M dapat mencapai lebih dari Rp 3 miliar per bulan atau sekitar Rp 100 juta per hari.

Namun, setoran ke pemerintah daerah diduga tidak mencapai 60 persen dari omzet yang seharusnya.

Bahkan, DPRD menduga terdapat potensi kerugian negara hingga Rp 50 miliar selama 15 tahun masa pengelolaan oleh operator sebelumnya. RBN

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...