Kamis, Juli 16, 2026

DBD Mengamuk, Wali Kota Jaksel Dorong Lurah-Camat PSN Dua Kali Seminggu

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mendorong jajarannya untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dua kali dalam seminggu.

Selain hari Jumat, Munjirin meminta PSN dilakukan di hari lainnya menyusul mengamuknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta.

“Saya minta karena ini tinggi kasusnya (DBD), maka waktu pemeriksaan pada hari Jumat bisa ditambahkan hari lain, jadi seminggu dua kali,” kata Munjirin, saat dihubungi Jumat (29/3/2024).

Pemberantasan jentik nyamuk penyebar wabah DBD tersebut juga sudah ditegaskan Munjirin saat rapim kepada jajarannya.

Baca Juga :  Bedah Rumah di Cilandak, Wali Kota Jaksel Turun Peletakan Batu Pertama

Dalam rapat yang juga dihadiri pimpinan SKPD Pemkot Jaksel, ia mengimbau kepada para lurah dan camat untuk mendorong kader juru pemantau jentik (jumantik) di wilayahnya agar menambah jadwal PSN.

PSN tambahan tersebut perlu dilakukan mengingat kasus DDB sedang tinggi.

“Rabu pagi kemarin sudah sudah dilaksanakan PSN massal, dan saya mohon para Lurah yang punya kader jumantik dan para camat, agar didorong kader jumantiknya untuk lebih teliti lagi memeriksa jentik pada bulan-bulan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kisah Pilu Siswa SMK di Jaksel, Terancam Putus Sekolah gegara Tak Mampu Bayar Karya Wisata ke Bali

Munjirin menekankan pentingnya jumantik mandiri di setiap wilayah untuk melakukan pemeriksaan pada rumah-rumah yang dicurigai menjadi tempat sarang nyamuk.

Selain memeriksa, jumantik tersebut juga bisa mengedukasi masyarakat terkait kegiatan PSN.

“Saya yakin Pak Camat dan Pak Lurah sudah paham untuk memotivasi para kader jumantiknya untuk dapat memberikan sanksi bagi warga yang di rumahnya kedapatan jentik ketika diperiksa,” ujar Munjirin.

Pada rapat tersebut, Munjirin juga memberikan plakat berwarna untuk kecamatan dengan kasus DBD terendah dengan plakat hijau, dan kasus DBD tertinggi plakat merah.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Pastikan Warga Korban Kebakaran Manggarai Gratis Tempati Rusun Pasar Rumput

Untuk kecamatan yang memiliki kasus DBD hingga warganya meninggal dunia mendapatkan bendera hitam.

Adapun plakat hijau diraih Kecamatan Tebet, plakat merah diraih oleh Kecamatan Setiabudi, dan bendera hitam didapat Kecamatan Kebayoran Lama.

Penyerahan plakat itu disaksikan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Edi Sumantri, dan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...