Sabtu, Oktober 3, 2026

Di Hadapan Pimpinan KPK, Pramono Ajak ASN DKI Perkuat Budaya Antikorupsi

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat memperkuat budaya antikorupsi.

Ajakan tersebut disampaikan Pramono saat kampanye antikorupsi dalam kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (16/8/2026).

Kampanye bertajuk “Jaga Jakarta, Jaga Integritas” itu turut dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak.

Dalam sambutannya, Pramono menekankan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada kegiatan yang memiliki risiko dan nilai anggaran besar.

“Selama ini Pemprov DKI Jakarta dengan KPK melakukan koordinasi yang sangat baik,” kata Pramono, dikutip Senin (17/8/2026).

Sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia mengaku selalu meminta jajaran Balai Kota untuk berkoordinasi dan mendapatkan pendampingan KPK dalam setiap kegiatan yang dinilai memiliki risiko maupun nilai tertentu.

Baca Juga :  Cegah Banjir Jakarta Selatan, Ratusan Personil Diterjunkan Gerebek Lumpur Kali Krukut

“Dan sebagai Gubernur Jakarta, saya selalu meminta kepada seluruh jajaran balai kota dalam setiap kegiatan yang berisiko dan bernilai untuk selalu melakukan koordinasi dan pendampingan dengan KPK,” ujarnya.

Kampanye antikorupsi tersebut dipusatkan di Taman Dukuh Atas atau Jakarta Creative Zone. Kegiatan dikemas melalui dua agenda utama, yakni Integrity Fun Walk dan Integrity Booth.

Pramono menyebut kegiatan tersebut diikuti sekitar 10.530 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan.

“Dalam kampanye antikorupsi ini diikuti kurang lebih 10.530 peserta dari ASN DKI Jakarta, tentunya paling banyak BUMD, dan dari KPK, RT/RW, LMK, kemudian PKK, Karang Taruna, Dasawisma, Jumantik, dan sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga :  Babak Baru Polemik Parkir Blok M, Pemprov DKI Telusuri Dugaan Ilegal Pansus

Pramono menegaskan, pemberantasan korupsi membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.

Menurut dia, upaya tersebut tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga harus dibangun melalui budaya integritas.

“Kampanye ini mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi dengan berani menolak praktik korupsi, melaporkan dugaan pelanggaran melalui kanal resmi, serta menerapkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari,” kata Pramono.

Dia juga mendorong masyarakat tidak ragu menggunakan kanal pengaduan resmi apabila menemukan dugaan pelanggaran.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak turut mengajak masyarakat mengawasi penggunaan anggaran Pemprov DKI Jakarta.

Menurutnya, keterlibatan warga penting untuk memastikan anggaran dikelola secara bertanggung jawab dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Jaksel Dorong Warga Jadi Pelopor Hukum, Fokus pada Narkoba dan Pertanahan

“Kami ingin warga juga turut serta membangun Pemerintah Provinsi DKI ini agar Pemerintah Provinsi DKI dapat kita lihat, kita nikmati dengan baik kondisi keadaan yang nantinya aman, terkendali, dan berintegritas, baik pemerintahannya maupun masyarakatnya,” ujar Johanis.

Johanis menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mendukung pembangunan Jakarta.

Dia juga mengapresiasi kerja sama antara Pemprov DKI dan KPK dalam memperkuat pencegahan korupsi serta membangun pemerintahan yang berintegritas.

“Terima kasih atas kerja samanya yang baik. Pemerintah daerah beserta rakyat, kita sukseskan pembangunan Pemerintah DKI agar tetap lebih maju dan sejahtera. Hidup DKI,” tutup Johanis.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...