Senin, Agustus 17, 2026

Di Hadapan Pimpinan KPK, Pramono Ajak ASN DKI Perkuat Budaya Antikorupsi

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat memperkuat budaya antikorupsi.

Ajakan tersebut disampaikan Pramono saat kampanye antikorupsi dalam kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (16/8/2026).

Kampanye bertajuk “Jaga Jakarta, Jaga Integritas” itu turut dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak.

Dalam sambutannya, Pramono menekankan pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada kegiatan yang memiliki risiko dan nilai anggaran besar.

“Selama ini Pemprov DKI Jakarta dengan KPK melakukan koordinasi yang sangat baik,” kata Pramono, dikutip Senin (17/8/2026).

Sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia mengaku selalu meminta jajaran Balai Kota untuk berkoordinasi dan mendapatkan pendampingan KPK dalam setiap kegiatan yang dinilai memiliki risiko maupun nilai tertentu.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Minta Camat hingga Lurah Bersiaga Saat Nataru, Begini Arahannya

“Dan sebagai Gubernur Jakarta, saya selalu meminta kepada seluruh jajaran balai kota dalam setiap kegiatan yang berisiko dan bernilai untuk selalu melakukan koordinasi dan pendampingan dengan KPK,” ujarnya.

Kampanye antikorupsi tersebut dipusatkan di Taman Dukuh Atas atau Jakarta Creative Zone. Kegiatan dikemas melalui dua agenda utama, yakni Integrity Fun Walk dan Integrity Booth.

Pramono menyebut kegiatan tersebut diikuti sekitar 10.530 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan.

“Dalam kampanye antikorupsi ini diikuti kurang lebih 10.530 peserta dari ASN DKI Jakarta, tentunya paling banyak BUMD, dan dari KPK, RT/RW, LMK, kemudian PKK, Karang Taruna, Dasawisma, Jumantik, dan sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga :  Urus KTP di Dukcapil Jaksel, Warga Kaget Digetok Biaya Fotokopi

Pramono menegaskan, pemberantasan korupsi membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.

Menurut dia, upaya tersebut tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga harus dibangun melalui budaya integritas.

“Kampanye ini mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi dengan berani menolak praktik korupsi, melaporkan dugaan pelanggaran melalui kanal resmi, serta menerapkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari,” kata Pramono.

Dia juga mendorong masyarakat tidak ragu menggunakan kanal pengaduan resmi apabila menemukan dugaan pelanggaran.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak turut mengajak masyarakat mengawasi penggunaan anggaran Pemprov DKI Jakarta.

Menurutnya, keterlibatan warga penting untuk memastikan anggaran dikelola secara bertanggung jawab dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Cerita Warga Depok, Babi yang Terekam CCTV Ketiga Kalinya Menghilang

“Kami ingin warga juga turut serta membangun Pemerintah Provinsi DKI ini agar Pemerintah Provinsi DKI dapat kita lihat, kita nikmati dengan baik kondisi keadaan yang nantinya aman, terkendali, dan berintegritas, baik pemerintahannya maupun masyarakatnya,” ujar Johanis.

Johanis menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mendukung pembangunan Jakarta.

Dia juga mengapresiasi kerja sama antara Pemprov DKI dan KPK dalam memperkuat pencegahan korupsi serta membangun pemerintahan yang berintegritas.

“Terima kasih atas kerja samanya yang baik. Pemerintah daerah beserta rakyat, kita sukseskan pembangunan Pemerintah DKI agar tetap lebih maju dan sejahtera. Hidup DKI,” tutup Johanis.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...