Sabtu, Oktober 3, 2026

Dituding Program Keliru, Dokter Tifa Tolak Penyebaran Nyamuk Wolbachia di Jakarta

WIB

Dia menuding dampak negatif lain yang mungkin timbul dari program nyamuk wolbachia ketidakseimbangan ekosistem.

“Ketika di suatu daerah disebarkan nyamuk ratusan juta maka keseimbangan itu sontak akan tercederai. Pressure terhadap nyamuk-nyamuk berjenis lain. Nanti akan melonjak jumlah nyamuk dan mungkin akan menjadi lebih beresiko menjadi penyakit lain,” bebernya.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengaku nyamuk wolbachia yang akan digunakan untuk mengendalikan DBD di wilayah DKI Jakarta aman bagi manusia.

Baca Juga :  Kinerja Pejabat DKI Disorot, Gubernur Pramono Didorong Berani Evaluasi Bawahan

“Meski terkena gigitan nyamuk yang mengandung wolbachia, manusia tetap sehat dan tidak akan sakit termasuk terkena DBD. Istilahnya kayak digigit nyamuk kebon,” kata Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/11/2023).

Ngabila menegaskan manusia tidak dijadikan kelinci percobaan dalam penggunaan teknologi nyamuk dengan kandungan wolbachia ini.

Baca Juga :  Disaksikan Wali Kota Jaksel, Lurah se Kecamatan Tebet Deklarasi Stop BAB Sembarangan

“Ini hoaks kalau disebut bisa mengurangi populasi nyamuk. Langkah yang diterapkan hanya menjadikan nyamuk aedes aegepty menjadi aedes aegepty yang mengandung wolbachia,” kata Ngabila.

Dia pun mengungkapkan bahwa rencana penyebaran nyamuk wolbachia di wilayah Jakarta masih disosialisasikan kepada warga.

“Belum dilakukan (penyebaran). Saat ini masih proses sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Timur Ikut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Untuk Apa?
Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...