Jumat, Juni 19, 2026

DPRD DKI Ungkap Temuan BPK, Pendapatan Tiga Dinas Jadi Sorotan

WIB

Aliansi.co,Jakarta- DPRD DKI Jakarta menyoroti tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait capaian pendapatan sejumlah organisasi perangkat daerah yang belum mampu mencapai target pendapatan.

Sorotan itu disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail saat evaluasi pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2 APBD) Tahun Anggaran 2025.

“Fokus Komisi C adalah mencermati P2 APBD 2025 ini dari sisi pendapatan. Hari ini, memang kita mengelaborasi seluruh SKPD pemungut retribusi,” kata Ismail dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Komisi C meminta penjelasan dari sejumlah perangkat daerah yang hadir dalam rapat.

Di antaranya Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Bina Marga, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), hingga Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut).

Baca Juga :  Petugas Gabungan Angkut hingga Cabut Pentil Motor yang Parkir di Trotoar Senopati Jaksel

Hasil evaluasi, kata dia, menunjukkan mayoritas SKPD berhasil melampaui target pendapatan yang ditetapkan dalam APBD 2025.

Namun, terdapat tiga dinas yang belum mencapai target, yakni Dishub, DLH, dan Tamhut, meski realisasinya masih mendekati sasaran yang ditentukan.

“Dari laporan ini kami mendapatkan beberapa catatan,” ujar Ismail.

Atas capaian tersebut, komisi C menilai terdapat ruang untuk meningkatkan target pendapatan pada tahun-tahun mendatang, terutama bagi SKPD yang secara konsisten mampu melampaui target yang dibebankan.

Baca Juga :  PPDB DKI Jakarta 2023 Dibuka, Segini Kuota SD-SLTA yang Tersedia

Selain menyoroti kinerja pendapatan, DPRD juga memberikan perhatian khusus terhadap tindak lanjut rekomendasi BPK yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Ismail menegaskan, fungsi pengawasan DPRD mengharuskan seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti setiap temuan yang telah disampaikan auditor negara tersebut.

Ia menjelaskan, pembahasan P2 APBD tidak hanya bertujuan mengevaluasi penggunaan anggaran pada tahun sebelumnya, tetapi juga menjadi landasan dalam menyusun kebijakan fiskal untuk tahun berikutnya.

Menurut Ismail, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadapi tantangan yang tidak ringan ke depan.

Salah satunya adalah kebijakan pemerintah pusat terkait pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH), yang berpotensi memengaruhi kapasitas fiskal daerah.

Di sisi lain, kebutuhan pembiayaan program pembangunan terus meningkat seiring bertambahnya agenda pembangunan yang bersifat berkelanjutan.

Baca Juga :  Dewan Kota Gandeng Karang Taruna Jadi Agen Pelopor Genmasta

“Harus ada upaya-upaya kreatif untuk penambahan pendapatan seperti itu,” tegasnya.

Karena itu, komisi C mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah.

Upaya tersebut tidak hanya melalui optimalisasi sumber pendapatan yang sudah ada, tetapi juga dengan menggali potensi baru yang dapat menambah penerimaan daerah.

DPRD juga menemukan peluang peningkatan penerimaan dari pos lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah yang selama ini dinilai belum tergarap secara maksimal.

“Yaitu apa? Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Yang dalam catatan tadi sebenarnya ada. Nah, ini juga peluang-peluang seperti itu,” pungkas Ismail.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...