Kamis, April 16, 2026

Temui Heru Budi di Balai Kota DKI, Bima Arya Singgung Ahok dan Anies hingga Koordinasi Masalah Banjir

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Bogor Bima Arya menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Gambir, Kamis (4/5/2023).

Bima datang menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna hitam dengan nomor plat F 1170 PN.

Bima yang mengenakan batik berwarna hitam dengan corak cokelat langsung menuju ke pendopo Balai Kota DKI Jakarta.

Saat dicegat wartawan, Bima mengungkap tujuan kedatangannya menemui Heru Budi Hartono.

“Ada 2 hal (tujuan bertemu Heru Budi). Pertama koordinasi menjelang masa akhir jabatan saya dengan Pak Gubernur, karena dengan Pak Ahok dulu koordinasi, lalu dengan Mas Anies (Baswedan) juga kita sering koordinasi,” kata Bima Arya.

Baca Juga :  Tinjau Perayaan Imlek di Kebayoran Lama, Rano Karno Singgung Tema Keadilan dan Kemiskinan

“Dengan Pak Penjabat Gubernur ini Pak Heru Budi ada beberapa hal yang saya kira ingin kita maksimalkan gitu. Nanti setelah ini saya kira bisa saya sampaikan,” sambungnya.

Usai melakukan pertemuan dengan Heru Budi, Bima Arya kembali mengungkapkan hasil rapat dengan orang nomor satu di DKI Jakarta itu.

Pembahasan yang krusial dalam rapat, kata dia, yakni terkait masalah banjir dan macet.

Baca Juga :  Polemik Lapangan Padel di Permata Hijau, Gagal Dimediasi Lurah hingga Berujung Laporan Polisi

Penanganan banjir di Jakarta, kata Bima, dilakukan dari Bogor sebagai daerah hulu.

Sehingga pihaknya berencana membangun sumur resapan dan waduk untuk menahan debit air yang mengalir ke Jakarta

“Supaya air ditahan, dibangun di Bogor, diserap di Bogor. Maka air akan berkurang ke Jakarta. Begitu logika sederhananya,” kata dia.

Kata Bima kerja sama dalam penanganan banjir di hulu, sejak lama sudah dilakukan Pemprov DKI dengan Pemkot Bogor.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Mutasi 7 Pejabat Eselon, Berikut Daftarnya

Kerja sama sempat berhenti karena pandemi COVID-19.

“Dulu Pak Sekda Marullah yang datang sendiri ke Bogor karena kerja sama yang berhenti. Beliau minta maaf, tapi itu sudah lama. Jadi saya ke sini untuk koordinasi itu lagi,” ucapnya

Selain itu, Bima menyampaikan kepada Heru soal kemacetan di Bogor karena adanya pengerjaan jalan yang menutup Jembatan Otista.

Dia berharap agar warga Jakarta yang hendak ke Bogor dapat menyesuaikan perjalanan karena adanya penutupan jalan tersebut.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...