Rabu, Agustus 19, 2026

DPRD Jakarta Soroti Pungutan Biaya Kegiatan Perpisahan Siswa, Singgung Surat Edaran Dinas Pendidikan

WIB

Diberitakan sebelumnya, James Tehupeiory (44) mendatangi balai wartawan di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, pada Selasa (6/5/2025).

Kepada wartawan, James bersama istri, Yeni Lita Eka Purnama dan putranya, Michael Joshua Tehupeiory menyampaikan, bahwa kedatangan mereka ke balai wartawan karena belum mendapatkan solusi atas permasalahannya.

Putranya, kata dia, yang kini duduk di kelas 11 SMK Patria Wisata di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terancam putus sekolah lantaran tidak bisa mengikuti ujian Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP.

Hal itu, karena putranya tidak ikut serta dalam kegiatan Widya Wisata Tahun 2025.

Program Widya Wisata diungkapkannya, merupakan karya wisata sekolah yang diikuti para siswa dan guru menuju sejumlah kota.

Baca Juga :  Kisah Pilu Siswa SMK di Jaksel, Terancam Putus Sekolah gegara Tak Mampu Bayar Karya Wisata ke Bali

Tahun ini, rute program Widya Wisata yang dimulai pada tanggal 8 Mei 2025 itu meliputi Bali dan Yogyakarta.

James mengaku tidak keberatan dengan adanya program tahunan itu.

Dirinya pun menegaskan tidak menolak kegiatan tersebut.

Hanya saja, hal yang memberatkannya adalah biaya perjalanan wisata yang dibebankan kepada setiap siswa, yakni sebesar Rp 5,4 juta per orang.

Dirinya yang merupakan warga kurang mampu tidak bisa membayar biaya karya wisata itu.

“Besar sekali, saya nggak mampu bayar. Jangankan harus bayar itu (Widya Wisata), sampai sekarang saya masih ada tunggakan di sekolah anak saya,” ungkapnya lirih.

“Lebih baik saya lunasi tunggakan saja,” tambahnya.

Keluhan itu katanya sempat disampaikan James kepada pihak sekolah yang diwakilkan oleh wali kelas anaknya pada pekan lalu, tepatnya Jumat (2/5/2025).

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Jakarta Puji Inovasi PT Transjakarta, Begini Katanya

Namun, pihak sekolah katanya mendesak agar putranya harus ikut dalam karya wisata.

Menurut pihak sekolah, lanjut James, kegiatan itu wajib diikuti oleh seluruh siswa tanpa terkecuali.

“Masalah karya wisata ini kok jadi agak sedikit maksa gitu,” ungkap James.

“Bahasanya kemarin waktu hari Jumat terakhir saya ke sekolah, ketemu wali kelas di ruangan bertiga dia ngomongnya, ‘ya ini maaf ya pak karena ini semua udah dibayar-bayari, udah di DP-DP-in. Jadi kalaupun tidak ikut, bapak tetap harus mengeluarkan uang 2,7 (juta). Setengah dari biaya perjalanan’,” sambungnya menirukan kalimat wali kelas anaknya.

Kecewa dengan pernyataan sang wali kelas, James mencari solusi kepada pihak Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Momen Wakil Wali Kota Boyong ASN Pemkot Jaksel Meramaikan Teras LA

Bersama istrinya, James mendatangi kantor Sudin Pendidikan Jaksel yang berlokasi di lantai 11, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (5/5/2025).

Ketika itu, dirinya bertemu dengan seorang staf Sudin Pendidikan Jaksel bernama Azizah.

Azizah pun mencatat keluhan sekaligus harapan dari James.

Selanjutnya, Azizah menghubungi pihak sekolah.

“Bu Azizah katanya sudah komunikasi ke kepala sekolah langsung, disebut Joshua nggak apa-apa kalau nggak ikut (karya wisata), udah boleh. Nah masalah ujian LSP katanya nanti bisa disertakan dengan sertifikat lainnya,” ungkap James.

“Padahal kemarin (pihak sekolah) nggak ada omongan itu,” ujarnya lemas.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...