Sabtu, Juli 11, 2026

Dua Kali Terima Anugerah Satyalancana Wira Karya dari Jokowi, Kini Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Nama Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjadi sorotan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di balik penangkapannya dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah, Etik diketahui pernah dua kali menerima penghargaan bergengsi dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Etik merupakan kelahiran Solo, 15 Maret 1963.

Puncak karier politik Etik dikenal publik setelah ia kembali menang pada Pilkada Serentak 2024.

Kemenangan itu mengantarkannya menjabat sebagai Bupati Sukoharjo untuk periode 2025–2030.

Selama menjabat, Etik tercatat dua kali menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Benny K Harman Curiga Dana Rp 349 Triliun yang Dilempar Mahfud MD hanya Letupan

Penghargaan pertama diterimanya pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI tahun 2019 yang digelar di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Empat tahun kemudian, Etik kembali memperoleh penghargaan yang sama pada ajang Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVI di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/6/2023).

Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan yang diberikan Presiden Republik Indonesia kepada tokoh yang dinilai memiliki karya, inovasi, atau pengabdian luar biasa di bidang tertentu sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga :  Pusaran Kasus Pemerasan Anak Bos Prodia, AKP Mariana Turut Dipecat Susul AKBP Bintoro Cs

Namun, rekam jejak penghargaan tersebut kini berbanding terbalik dengan perkara hukum yang menjeratnya.

KPK menangkap Etik dalam operasi tangkap tangan bersama empat orang lainnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan operasi tangkap tangan tersebut.

OTT berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Budi mengungkapkan, dalam OTT tersebut KPK mengamankan lima orang, termasuk Etik Suryani. Namun, identitas empat orang lainnya belum diungkap ke publik karena masih menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :  301 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek di Momen Libur Nyepi

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujar Budi.

Ia menambahkan, seluruh pihak yang diamankan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Jakarta.

“Pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...