Sabtu, Juli 4, 2026

Duduk Perkara Retret Kepala Daerah Dilaporkan Koalisi Masyarakat Antikorupsi ke KPK

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku siap buka-bukaan guna memastikan retret kepala daerah berjalan sesuai aturan.

Hal itu disampaikan Prasetyo Hadi merespon langkah masyarakat antikorupsi yang melaporkan retret kepala daerah ke KPK.

Diketahui, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi secara resmi melaporkan retret kepala daerah ke KPK pada Jumat (28/2/2025).

Laporan yang dilayangkan terkait dugaan korupsi yang terjadi dalam penyelenggaraan retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025 lalu.

“Ya itu hak kalau melaporkan. Tapi saya pastikan semua berjalan sesuai dengan aturan. Sesuai dengan perundang-undangan. Tidak ada yang dilanggar. Semua bisa kita buka,” kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Anies Tak Diajak, Denny Siregar Bikin Polling Capres Arah Dukungan Alumni 212

Prasetyo mengatakan bahwa uang retret kepala daerah masuk ke rekening PT Lembah Tidar Indonesia sebagai perusahaan pengelola kegiatan.

Ia memastikan proses dan pengelolaan yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur.

“Ya itu kan prosesnya ya. Pengelolanya. Prosesnya seperti itu. Tapi semuanya saya jamin semuanya terbuka, semuanya sesuai dengan prosedur,” tegasnya.

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menyampaikan duduk perkara penyelenggaraan retret kepala dilaporkan ke KPK.

Baca Juga :  Jokowi Akui Jalan Surakarta-Purwodadi di Jawa Tengah Tak Pernah Beres

Salah satunya yakni dugaan adanya konflik kepentingan dalam penunjukan perusahaan penyedia fasiltas retret kepala daerah.

Feri Amsari, salah satu anggota koalisi menyebut, bahwa kejanggalan yang ditemukan pihaknya berawal dari ketidakterbukaan pemerintah dalam penunjukkan PT Lembah Tidar Indonesia sebagai perusahaan yang menyediakan fasilitas retret itu.

“Kan biasanya pengadaan barang dan jasa itu ada standar keterbukanya, ada website-nya. Nah kita merasa janggal misalnya perusahaan PT Lembah Tidar Indonesia ini perusahaan baru. Dan dia mengorganisir program yang sangat besar. Se-Indonesia,” ujar Feri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga :  Mutasi Polri Terbaru, Deputi Penindakan KPK Ditarik jadi Kapolda Jabar

Sementara itu, Anissa Azzhara dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia atau PBHI menduga bahwa penyelenggaran retret itu tidak sepenuhnya dibiayai oleh APBN.

Menurutnya ada sebagian biaya retret yang turut dibebankan kepada APBD yakni senilai Rp6 miliar.

Dia menyebut ada ketidaksesuaian antara rencana anggaran yang diajukan dan pelaksanaan di lapangan menyebabkan celah sebesar Rp6 miliar itu.

“Sehingga celah besar sekitar 6 miliar itu ternyata di cover oleh APBD. Di mana itu tidak diperbolehkan, karena itu akhirnya adalah pengalihan dana secara tidak sah,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...