Sabtu, Oktober 3, 2026

Gulkamart Jaksel Pamer Hydran Baru, Klaim Jangkauan Tembus 1 Kilometer

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Sudin Gulkarmat) memamerkan hydran mandiri yang baru dibangun pada tahun 2023.

Hydran baru ini diklaim bisa menembus jangkauan hingga 1 kilometer.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda mengatakan hydrant mandiri yang baru dibangun berada di wilayah Kebayoran Lama dan Jagakarsa.

“Hydrant mandiri ini memiliki jangkauan dengan radius satu kilometer. Jadi jumlah hydrant mandiri di Jaksel saat ini ada tujuh, sudah termasuk yang baru,” kata Syamsul kepada wartawan, Senin (8/1/2024).

Baca Juga :  Saluran Air di Lebak Bulus Ditutup untuk Akses Kafe, SDA Pertimbangkan Beri Izin Rekomtek

Syamsul menjelaskan 7 hydrant mandiri tersebut berada di Kelurahan Gandaria Utara, Lenteng Agung, Manggarai Selatan, Cipete Utara, Petogokan, Pejaten Timur, dan Kebayoran Lama Utara.

“Untuk tahun 2024 sesuai aspirasi masyarakat ada satu lagi yang akan dibangun di Pesanggrahan. Proses pembangunan memakan waktu 4-5 bulan. Karena perlu membuat sumur bor dan saluran sepanjang 1 kilometer,” terangnya.

Syamsul menyebut hydrant mandiri dibangun di lokasi yang sulit sumber air.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Pastikan Pagar Stasiun MRT Haji Nawi Dibuka untuk Akses Kegiatan Keagamaan

Sebab, saat ada peristiwa kebakaran untuk satu unit mobil damkar hanya bertahan sampai 7 menit.

Untuk itu dibutuhkan isi ulang dan sumber air.

“Sumber air selama ini berasal dari kali, dan lainnya. Sementara untuk satu unit mobil hanya bertahan sampai 7 menit habis. Tidak mungkin kembali lagi untuk mengisi ulang air. Jadi kalau tidak ada sumber air itu akan repot. Untuk itu kita bangun hydrant mandiri,” tuturnya.

Baca Juga :  Marak Bentrokan Warga, Pemkot Jaktim Siapkan Satgas hingga Pos Pantau Tawuran

Kata dia hydrant mandiri nantinya dioperasikan oleh Redkar atau Galakar yang melibatkan warga masyarakat.

Dimana setiap RW menunjuk 20 orang untuk bergabung sebagai Redkar.

Dalam hal ini, Syamsul juga menegaskan bahwa selain untuk pemadaman api, hydrant mandiri juga dapat digunakan oleh warga kekeringan atau sulit air bersih dan untuk penyemprotan bekas sisa kebanjiran.

“Kita berikan pelatihan pengoperasian hydrant mandiri bersama para peserta pelatihan yaitu anggota Redkar,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...