Selasa, Agustus 18, 2026

Gulkamart Jaksel Pamer Hydran Baru, Klaim Jangkauan Tembus 1 Kilometer

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Sudin Gulkarmat) memamerkan hydran mandiri yang baru dibangun pada tahun 2023.

Hydran baru ini diklaim bisa menembus jangkauan hingga 1 kilometer.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda mengatakan hydrant mandiri yang baru dibangun berada di wilayah Kebayoran Lama dan Jagakarsa.

“Hydrant mandiri ini memiliki jangkauan dengan radius satu kilometer. Jadi jumlah hydrant mandiri di Jaksel saat ini ada tujuh, sudah termasuk yang baru,” kata Syamsul kepada wartawan, Senin (8/1/2024).

Baca Juga :  Tetangga Ungkap Alasan Wali Kota Bekasi Ungsikan Anak-Istri ke Hotel saat Banjir

Syamsul menjelaskan 7 hydrant mandiri tersebut berada di Kelurahan Gandaria Utara, Lenteng Agung, Manggarai Selatan, Cipete Utara, Petogokan, Pejaten Timur, dan Kebayoran Lama Utara.

“Untuk tahun 2024 sesuai aspirasi masyarakat ada satu lagi yang akan dibangun di Pesanggrahan. Proses pembangunan memakan waktu 4-5 bulan. Karena perlu membuat sumur bor dan saluran sepanjang 1 kilometer,” terangnya.

Syamsul menyebut hydrant mandiri dibangun di lokasi yang sulit sumber air.

Baca Juga :  Digetok Jatah Bulanan oleh Oknum RT, Pedagang Kopi di Pondok Pinang Menjerit

Sebab, saat ada peristiwa kebakaran untuk satu unit mobil damkar hanya bertahan sampai 7 menit.

Untuk itu dibutuhkan isi ulang dan sumber air.

“Sumber air selama ini berasal dari kali, dan lainnya. Sementara untuk satu unit mobil hanya bertahan sampai 7 menit habis. Tidak mungkin kembali lagi untuk mengisi ulang air. Jadi kalau tidak ada sumber air itu akan repot. Untuk itu kita bangun hydrant mandiri,” tuturnya.

Baca Juga :  Hari Bela Negara ke-77 di Jaksel, Wali Kota Ingatkan Ancaman Nonkonvensional

Kata dia hydrant mandiri nantinya dioperasikan oleh Redkar atau Galakar yang melibatkan warga masyarakat.

Dimana setiap RW menunjuk 20 orang untuk bergabung sebagai Redkar.

Dalam hal ini, Syamsul juga menegaskan bahwa selain untuk pemadaman api, hydrant mandiri juga dapat digunakan oleh warga kekeringan atau sulit air bersih dan untuk penyemprotan bekas sisa kebanjiran.

“Kita berikan pelatihan pengoperasian hydrant mandiri bersama para peserta pelatihan yaitu anggota Redkar,” tutupnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...