Kamis, Juli 16, 2026

Informasi Penyerangan Kelompok John Kei Bocor, Anggota Kelompok Nus Kei Tewas Ditembak saat Acungkan Golok 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap peristiwa penembakan berdarah antara kelompok John Kei dan Nus Kei di Bekasi, Jawa Barat beberap waktu lalu.

Dalam peristiwa ini satu korban tewas diketahui dari kelompok Nus Kei.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa penyerangan yang dilakukan kelompok Nus Kei ke kelompok John Kei berawal dari konflik di Maluku.

“Kasus ini (penembakan) konflik antar kelompok yang sumbernya pada bulan September 2023 di Maluku. Jadi ini adalah motifnya balas dendam,” kata Kombes Henky dalam keterangan persnya, dikutip Selasa (7/11/2023).

Menurut Hengki, korban penembakan yang juga anggota kelompok Nus Kei berencana menyerang kelompok John Kei.

Baca Juga :  Gunakan Diskresi, Si Kembar Rihana-Rihani Tak Licin Lagi saat Ditangkap Polisi

Namun informasi penyerangan itu bocor, karena seseorang diduga dari kelompok Nus Kei memberitahu rencana itu kepada kelompok John Kei.

Sehingga kelompok John Kei lebih dulu mempersiapkan diri menggunakan senjata api.

“Kami memperoleh alat bukti dari hasil digital forensik CCTV pada saat penyerangan itu berlangsung,” terang Hengki.

Saat melakukan penyerangan, kelompok Nus Kei yang berjumlah enam orang menggunakan mobil Toyota Innova menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Titian Indah, Medan Satria, Kota Bekasi.

Usai tiba di TKP, lalu seorang dari kelompok Nus Kei, yaitu korban bernama Gaspar langsung turun dari mobil dan mengacungkan golok.

Baca Juga :  Jumat Beli Lokal, Plh Wali Kota Jaksel Titip Pesan Khusus ke Pelaku UKM

“Pada saat turun dari kendaraan, mengacungkan senjata tajam, dilakukan penembakan oleh tersangka Felix dari kelompok berseberangan,” jelas Hengki.

Dalam peristiwa itu, Felix melepaskan dua tembakan ke arah Gaspar.

Namun, tembakan pertama meleset dan mengenai bagian belakang mobil.

Kemudian tembakan kedua mengenai kepala di bagian atas pelipis sebelah kiri yang mengakibatkan korban meninggal di TKP.

“Setelah saat itu kemudian dari kelompok penyerang ini menyelamatkan korban, kemudian melarikan diri, termasuk yang melakukan perlawanan,” terang Hengki.

Baca Juga :  Sindikat Perdagangan Orang Antar Provinsi Digulung Polisi, Big Boss dalam Pengejaran

Atas peristiwa itu, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 11 tersangka terdiri dari kelompok John Kei dan Nus Kei.

Namun, dua di antaranya masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dalam kasus ini para pelaku dijerat dengan Pasal 169 tentang turut serta dalam perbuatan yang melawan hukum, serta Pasal 358 KUHP dan Pasal 335 KUHP.

Sementara untuk tersangka Felix pelaku penembakan dijerat Pasal 340 dan Pasal 338 dengan ancaman maksimal 20 tahun.

“Tersangka juga dijerat undang-undang darurat terkait penguasaan senjata api,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...