Selasa, Mei 19, 2026

Jokowi Dorong Penanaman Jagung di Keerom, Papua Dimaksimalkan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau food estate di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.

Jokowi mendorong penanaman jagung di Keerom dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.

Pemerintah telah menyiapkan lahan sekitar 10.000 hektare untuk penanaman jagung di lokasi tersebut.

Saat ini lahan yang sudah ditanami baru seluas 100 hektar.

“Tapi sekarang yang sudah disiapkan land clearing, kemudian pengolahan tanah baru 500 hektare, tahun depan 2.500 hektare, tapi yang ditanam hari ini baru 100 hektare,” kata Jokowi dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga :  Pelunasan Biaya Haji 1444 H Tembus 96 Persen, 6.943 Jemaah Masih Tunda Bayar

Dari lahan yang mulai ditanami saat ini diharapkan bulan Juni sudah dapat dilakukan panen yang pertama.

Ia menekankan, kepada Menteri Pertanian dan Bupati Keerom agar menentukan secara jelas terkait pembeli atau offtaker jagung tersebut.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta kepastian dari pengering, pascapanen, hingga penentuan harganya, agar petani tidak ada yang dirugikan setelah panen.

“Yang beli ini siapa harus jelas, offtakernya siapa harus jelas, pengeringnya siapa yang menyiapkan harus jelas, pasca panennya seperti apa harus jelas, harganya berapa harus jelas semuanya. Sehingga petani jangan sampe nanti dirugikan setelah panen,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jokowi Dorong Birokrasi Lincah-Cepat dan Tidak Berbelit-belit

Menurut Jokowi, kebutuhan jagung untuk suplai pakan ternak di Papua sendiri masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam pedaging, maupun untuk babi dan sapi.

Oleh karena itu, Jokowi mendorong agar hasil dari penanaman jagung di food estate tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.

“Tadi saya suruh nyiapin offtaker-nya yang beli ini siapa. Karena di sini pun masih kurang supply jagung untuk pakan ternak, kurang, masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam daging, maupun untuk babi dan sapi,” jelas Jokowi.

Baca Juga :  Menpora Dukung Bisnis Milenial OKP, Siap Berkolaborasi Pengembangan Usaha

Meski Papua dinilai cocok untuk ditanami jagung, namun untuk tanam pertama kemungkinan belum bisa menghasilkan produktivitas seperti di Jawa.

“Saya lihat ini feasible karena tanahnya rata, datar, hanya memang tidak mungkin sekali tanam bisa menghasilkan kayak di Jawa 10 atau 11 ton. Mungkin pertama enggak apa-apa 4 ton atau 5 ton, saya kira baik. Nanti penanaman kedua naik lagi menjadi 6 ton, yang ketiga baru biasanya setelah ketiga itu baru berada pada posisi yang baik,” kata Jokowi.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...