Sabtu, Juli 4, 2026

Kejaksaan Minta RW di Jaksel Waspadai Modus Kejahatan Pertanahan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan menegaskan pentingnya peran pengurus Rukun Warga (RW) sebagai garda terdepan dalam mencegah sengketa dan kejahatan pertanahan di wilayah Jakarta Selatan.

Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan Penerangan Hukum dan Pelayanan Hukum yang diikuti ratusan pengurus RW dari 65 kelurahan yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin menyebut RW memiliki posisi strategis sebagai pihak yang pertama kali mengetahui potensi konflik pertanahan di lingkungannya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Bentuk Tim Survei Teknis Usulan Musrenbang, Begini Arahan Wali Kota Munjirin

“Pengurus lingkungan adalah ujung tombak. Mereka yang paling tahu perkembangan di lapangan. Karena itu, peran RW sangat penting dalam deteksi dini persoalan tanah,” ujarnya.

Mukhlisin menambahkan, percepatan pembangunan di Jakarta Selatan membuat isu pertanahan semakin sensitif.

Pemerintah kota, kata dia, telah memperkuat koordinasi dengan BPN, Kejaksaan, dan Kepolisian, namun peran masyarakat tetap menjadi kunci pencegahan.

Baca Juga :  Menjemput Ramai di Sentra Teras LA, Upaya Wali Kota Jaksel Menghidupkan Harapan Pedagang Kecil

“Kami mendorong Lurah, Camat, RT, dan RW untuk aktif memberikan edukasi kepada warga serta menjaga administrasi pertanahan berjalan transparan,” katanya.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati DKI Jakarta, Hutamrin menegaskan, persoalan pertanahan tidak bisa direkayasa dan pada akhirnya selalu terungkap.

“Permasalahan tanah itu ibarat catatan yang tidak bisa dihapus. Kalau hari ini tidak ketahuan, besok atau lusa tetap akan muncul,” tegasnya.

Baca Juga :  Berbagi Berkah Ramadan, Ikadin Jaksel Santuni Anak Yatim hingga Bagikan 1.000 Kotak Makanan Bergizi

Menurut Hutamrin, RW memegang peran krusial sebagai sumber informasi awal bagi kejaksaan dan aparat penegak hukum.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Informasi dari pengurus lingkungan sangat menentukan. Karena itu, apa yang dipelajari hari ini harus diteruskan kepada warga,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...