Kamis, April 16, 2026

Kemenag Kirim 21 Perusahaan Katering Siapkan Makanan Jemaah Haji di Madinah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kementerian Agama (Kemenag) mengirim 21 perusaahan dapur katering untuk menangani makanan jemaah haji di Madinah.

Selama berada di Madinah, jemaah haji Indonesia disediakan makan tiga kali dalam sehari dengan cita rasa khas Indonesia.

“Alhamdulillah, selama empat hari operasional haji gelombang pertama di Madinah, semuanya berjalan lancar, tidak ada komplain dan pendistribusiannya tepat waktu. Yang jelas, cita rasa Indonesia,” ujar Kepala Seksi Layanan Konsumsi Daker Madinah, Suviyanto dalam keterangan tertulisnya dikutip, Minggu (28/5/2023).

Baca Juga :  Kepercayaan Masyarakat Naik, Jokowi Minta Polri Terus Berbenah

Menurutnya, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini menyiapkan 5,7 juta box makanan untuk jemaah haji Indonesia selama di Madinah.

Untuk gelombang pertama, ada 2,6 juta box, dengan perhitungan 98.000 jemaah dikali 9 hari dikali 3 kali makan.

Sedangkan gelombang kedua, jumlah makanan yang disediakan mencapai 2,8 juta box karena jumlah jemaah mencapai 114.000 orang.

“Jika ditotal, kebutuhan konsumsi jemaah haji di Madinah mencapai 5,7 juta box,” sebut Suviyanto.

Ia menyebut, untuk menjaga agar makanan yang disajikan bercitarasa Indonesia, bumbu yang digunakan dibawa langsung dari Indonesia.

Baca Juga :  Dilantik Prabowo, Pimpinan dan Dewas KPK Kompak Ucapkan Sumpah

Misalnya, kayu manis, gula, garam, minyak, kecap, lada, serai, dan bumbu lainnya. Juru masak juga berasal dari Indonesia.

Menu makanan dengan cita rasa khas Indonesia ini diharapkan lebih mudah diterima oleh jemaah haji, termasuk jemaah lansia.

Sebab, rasanya seperti masakan Indonesia dan mudah dikonsumsi.

“Kami sudah siapkan chef yang sangat baik untuk mencicipi masakan sebelum didistribusikan ke jemaah. Jadi, chef ini akan keliling dapur untuk merasakan bumbu dan rasa masakan sebelum didistribusikan,” terangnya.

Baca Juga :  KPK Buka Peluang Korek Harta Kekayaan Kadis Kesehatan Lampung

Tahun ini, sambung Suviyanto, pihaknya akan berusaha memanjakan lidah jemaah haji Indonesia.

Sebab menu yang dipilih merupakan makanan nusantara yang sudah akrab dengan lidah orang Indonesia.

Beberapa menu tersebut antara lain: nasi kuning, nasi uduk, oreg tempe, ayam woku, tumis jamur, dan lainnya. Untuk menjaga cita rasa dan kandungan gizi di dalamnya, di setiap dapur terdapat satu chef Indonesia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...