Aliansi.co, Jakarta- Pengusutan dugaan korupsi dalam proyek pengadaan mesin jahit di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menemui titik terang.
Setelah melalui proses penyelidikan sejak 2022, tim penyidik kejaksaan akhirnya menggeledah Kantor Suku Dinas (Sudin) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jakarta Timur.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Jakarta Timur, Adri Eddyanto Pontoh mengungkapkan, penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik sebagai tindak lanjut dari penyidikan yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
“Penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur terkait pengadaan mesin jahit dengan total Rp9 miliar lebih,” ujar Adri Eddyanto Pontoh dalam keterangan persnya, dikutip Selasa (12/11/2025).
Menurut Adri, proyek pengadaan tersebut merupakan bagian dari program Pemprov DKI Jakarta yang bertujuan mendukung pelaku UMKM di seluruh wilayah kota administrasi, mulai dari Jakarta Timur, Barat, Utara, Selatan, Pusat, hingga Kepulauan Seribu.
Untuk wilayah Jakarta Timur, proyek ini mencakup sekitar 3.000 unit mesin jahit yang dipesan melalui salah satu distributor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Karena proyek ini dari tahun 2022 sampai 2024 untuk keseluruhan DKI. Tapi karena kami dari Kejari Jakarta Timur, kami fokus untuk wilayah Jakarta Timur,” jelasnya.
Selain menggeledah Kantor Sudin UMKM Jakarta Timur, penyidik juga mendatangi lokasi lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut.
“Untuk hari ini ada dua tempat yang kami geledah sesuai izin pengadilan, yaitu di Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Di Jakarta Utara kami geledah distributor di kawasan Kelapa Gading,” ungkap Adri.
Adri menjelaskan, penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen, barang bukti, dan data pendukung terkait mekanisme pengadaan serta dugaan penyimpangan anggaran.
Pihak Kejari Jakarta Timur kini tengah menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan belum mengumumkan jumlah pihak yang telah diperiksa maupun hasil temuan awal dari penggeledahan.
“Kami akan dalami seluruh prosesnya untuk memastikan apakah ada penyimpangan anggaran negara dalam pengadaan ini,” tegas Adri.
Laporan InaCO Jadi Pemicu Awal Pengusutan
Dugaan penyimpangan dalam pengadaan mesin jahit ini sebenarnya sudah lebih dulu tercium oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesian Corruption Observer (InaCO).
