Jumat, Mei 22, 2026

Kinerja Pejabat DKI Disorot, Gubernur Pramono Didorong Berani Evaluasi Bawahan

WIB

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebut memiliki tanggung jawab dalam menata arus urbanisasi yang liar dan tidak terkendali.

“Data penduduk itu dasar dari semua perencanaan pembangunan. Kalau urbanisasi tidak dikendalikan, efeknya akan luas dari layanan publik hingga stabilitas sosial,” imbuh Sugiyanto.

Wali Kota dan Bupati Sebagai Ujung Tombak

Selain empat kepala dinas tersebut, aktivis yang biasa disapa SGY ini juga menekankan pentingnya peran lima wali kota administrasi dan satu bupati di Kepulauan Seribu sebagai representasi langsung gubernur di lapangan.

Baca Juga :  Minta Izin Pendalaman, Kejati DKI Geledah Ruangan Kerja Menteri PU

“Kalau wali kota dan bupati tidak aktif berkoordinasi dengan camat, lurah, RW, dan RT, pelayanan publik akan macet. Khusus Kepulauan Seribu, gubernur harus awasi lebih ketat karena rawan disalahgunakan oleh oknum yang merasa seperti ‘raja kecil’,” ujar dia.

SGY juga menyebut peran penting sejumlah dinas lain seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Satpol PP, Biro Hukum, Badan Pendapatan Daerah (BPD), Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), hingga para direksi BUMD.

Baca Juga :  Raih Penghargaan Adipura 2025, Pemkot Jaksel Dorong Sinergi Jajaran

“Semua jabatan itu harus diisi oleh figur yang berintegritas, profesional, dan punya rekam jejak pelayanan publik yang baik. Kalau tidak memenuhi syarat, wajib dievaluasi, bahkan dicopot!” tegasnya.

Ia juga mendorong agar Gubernur Pramono Anung berani melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang sudah menjabat lebih dari lima tahun, atau yang terbukti tak mampu menjalankan tugas dan target kinerja.

Baca Juga :  Bau Tak Sedap, Pramono Minta IPAL Dibangun di Taman Bendera Pusaka

Langkah penyegaran ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN sebagai dasar hukum untuk melakukan reformasi birokrasi.

“Tidak ada alasan untuk ragu mengganti pejabat yang kinerjanya buruk,” ujar SGY.

SGY juga menekankan bahwa sistem merit harus menjadi dasar utama penempatan pejabat, bukan kedekatan, kompromi politik, atau kepentingan pribadi.

“Kita butuh pejabat yang kolaboratif, komunikatif, dan responsif terhadap persoalan rakyat. Kalau tidak, rakyat juga yang jadi korban,” tandasnya. RBN

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...