Sabtu, Juli 11, 2026

KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Diduga Peras Perangkat Daerah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

KPK mengungkapkan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap para perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Etik Suryani bersama empat orang lainnya diamankan dan sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta.

Baca Juga :  Pulihkan Pelanggaran HAM Masa Lalu, Jokowi Serahkan Bantuan kepada Korban dan Ahli Waris

Rombongan yang terjaring OTT tiba di Mapolresta Solo sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan semalaman, mereka keluar dari gedung Mapolresta Solo sekitar pukul 05.41 WIB.

Selanjutnya, para pihak yang diamankan dibawa menggunakan sebuah bus yang telah disiapkan di halaman Mapolresta menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, untuk diterbangkan ke Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan operasi tangkap tangan tersebut.

Baca Juga :  Pecat Keluarga Jokowi, PDIP Keluarkan 3 Surat Bertandatangan Megawati

Ia mengatakan, perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo terhadap perangkat daerah.

“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Budi mengungkapkan, tim KPK mengamankan lima orang dalam OTT tersebut.

Namun, hingga kini lembaga antirasuah itu belum mengungkap identitas empat orang lainnya yang turut diamankan bersama Etik Suryani.

Baca Juga :  Dilantik Prabowo jadi KSP, Dudung Abdurachman Siap Sidak Program yang Tersendat

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujarnya.

Menurut Budi, seluruh pihak yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan awal sebelum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Benar, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...