Kamis, April 16, 2026

Mantan Wamenlu SBY Buka Suara soal Kasus Impor Gula, Ungkap Sosok Tom Lembong

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Dino Patti Djalal buka suara terkait kasus impor gula yang membuat mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong sebagai tersangka.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) era Presiden SBY ini pun mengungkapkan, bahwa Tom Lembong yang dikenalnya adalah sosok idealis dan baik hati.

Menurut dia, sahabatnya itu adalah korban.

Ia menilai Tom Lembong dijebak oleh pihak-pihak yang berseberangan, baik dalam pemikiran maupun pilihan politik.

Baca Juga :  Usai Dibacok, Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus Meninggal Dunia

Tom Lembong yang aktif mendukung kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, dinilainya sangat kritis dalam menganalisis berbagai masalah yang dihadapi bangsa.

Tom katanya juga menunjukkan kepedulian mendalam terhadap isu-isu sosial dan ekonomi.

“Saya kenal baik Tom Lembong sejak 2003. Dia waktu itu aktif mendukung Sby,” tulis Dino Patti Djalal lewat twitternya @dinopattidjalal, pada Kamis (31/10/2024).

“Sy mengenal Tom sbg sosok yg mempunyai intelektualitas tinggi, baik hati, tidak korup & idealis. Dia selalu kritis melihat berbagai masalah bangsa,” tambahnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, Bahasa Indonesia Ditetapkan jadi Bahasa Resmi Konferensi UNESCO

Namun, perjalanan karier Tom Lembong diungkapkan Dino Patti Djalal tak terlepas dari tantangan.

Terlebih ketika sahabatnya itu berbalik menentang mantan ‘bos’-nya.

Namun Dino Patti Djalal tidak menjelaskan siapa sosok mantan bosnya Tom Lembong.

Hanya saja, Tom katanya menghadapi banyak musuh sejak berseberangan dalam pandangan politik.

“Saya juga tahu dia punya banyak musuh sejak berbalik badan menentang mantan bossnya,” ungkap Dino Patti Djalal.

Baca Juga :  Puan Maharani: DPR Selalu Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

Meski ada beberapa kebijakan Tom yang keliru, termasuk soal kebijakan impor gula yang menjadi dasar pelaporan kasus dugaan korupsi, Dino meyakini kesalahan tersebut bukanlah hasil dari niat untuk memperkaya diri.

Dia menilai hal itu lebih disebabkan oleh penilaian yang keliru dari Tom Lembong.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...