Selasa, Mei 19, 2026

Masuk Kategori Senior HIPMI, Jokowi: Jadi Kalau Cawe-cawe Enggak Apa-apa

WIB

Aliansi.co, Banten- Presiden Jokowi mengaku bahwa dirinya masih menjadi kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Jokowi mengatakan tidak salah jika ia mengarahkan ataupun cawe-cawe dengan HIPMI.

Hal itu dikatakan Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di ICE, BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (31/8/2023).

“Jangan dilupakan, saya ini adalah HIPMI, tapi HIPMI daerah. HIPMI kampung memang belum masuk BPP, belum masuk HIPMI pusat. Tapi sekali lagi presiden tetap HIPMI, ” kata Jokowi dilansir dari kanal YouTube Setpres, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga :  Atasi Perubahan Iklim, Pemkot Jaksel Ikut Gerakan Tanam Pohon Bersama Jokowi

Jokowi mengungkapkan, Ketua Pendiri HPMI Abdul Latief juga menyampaikan bahwa dirinya kategori kader senior di keluarga besar HIPMI.

Sehingga dengan posisi sebagai keluarga besar HIPMI, dirinya tak masalah jika memberikan arahan dan ikut cawe-cawe.

“Tadi Pak Latief sampaikan ke saya. Loh, Bapak itu masuk kategori senior HIPMI. Jadi kalau mengarahkan enggak apa-apa, jadi kalau cawe-cawe juga enggak apa-apa. Karena kan di keluarga kita sendiri kan,” beber Jokowi.

Baca Juga :  Soal Bajingan Tolol, Rocky Gerung Sebut Publik Belum Ngerti Bedakan Kritik dan Dendam Pribadi

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung terkait banyaknya para alumni HIPMI yang masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Mereka yang dimaksud yakni, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani.

Baca Juga :  Besok Jokowi Rombak Kabinet Indonesia Maju, Ini Bocorannya

Dengan banyaknya alumni HIPMI yang mengisi posisi di Kabinet Indonesia Maju, Jokowi kemudian berkelakar bahwa kepanjangan HIPMI sudah berganti menjadi Himpunan Para Menteri Indonesia.

“Saya jadi mikir-mikir, kalau HIPMI sudah menjadi himpunan para menteri Indonesia. Karena dari Hipmi menterinya terlalu banyak,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...