Sabtu, Oktober 3, 2026

Masuk Kategori Senior HIPMI, Jokowi: Jadi Kalau Cawe-cawe Enggak Apa-apa

WIB

Aliansi.co, Banten- Presiden Jokowi mengaku bahwa dirinya masih menjadi kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Jokowi mengatakan tidak salah jika ia mengarahkan ataupun cawe-cawe dengan HIPMI.

Hal itu dikatakan Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di ICE, BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (31/8/2023).

“Jangan dilupakan, saya ini adalah HIPMI, tapi HIPMI daerah. HIPMI kampung memang belum masuk BPP, belum masuk HIPMI pusat. Tapi sekali lagi presiden tetap HIPMI, ” kata Jokowi dilansir dari kanal YouTube Setpres, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga :  Didampingi Prabowo di Rakernas LDII, Jokowi Singgung Pemimpin Nasional yang Kuat untuk Indonesia

Jokowi mengungkapkan, Ketua Pendiri HPMI Abdul Latief juga menyampaikan bahwa dirinya kategori kader senior di keluarga besar HIPMI.

Sehingga dengan posisi sebagai keluarga besar HIPMI, dirinya tak masalah jika memberikan arahan dan ikut cawe-cawe.

“Tadi Pak Latief sampaikan ke saya. Loh, Bapak itu masuk kategori senior HIPMI. Jadi kalau mengarahkan enggak apa-apa, jadi kalau cawe-cawe juga enggak apa-apa. Karena kan di keluarga kita sendiri kan,” beber Jokowi.

Baca Juga :  Umumkan Lowongan ASN, Jokowi Ajak Anak Muda Ikut Proses Seleksi

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyinggung terkait banyaknya para alumni HIPMI yang masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Mereka yang dimaksud yakni, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani.

Baca Juga :  Keluh Kesah Risma Minta Anggaran Kemensos Dikembalikan DPR: Susah Kami Pak, Terus Terang

Dengan banyaknya alumni HIPMI yang mengisi posisi di Kabinet Indonesia Maju, Jokowi kemudian berkelakar bahwa kepanjangan HIPMI sudah berganti menjadi Himpunan Para Menteri Indonesia.

“Saya jadi mikir-mikir, kalau HIPMI sudah menjadi himpunan para menteri Indonesia. Karena dari Hipmi menterinya terlalu banyak,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...